oleh

Muhammad Farhi : Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Siapkan Siswa Siswa Untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045

SUARAMERDEKA.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang gandeng Produser Film ‘Jo Sahabat Sejati’. Program tersebut dilakukan dalam rangka melakukan edukasi, dan pendidikan karakter melalui media film. Kepada siswa siswi SD dan SMP untuk mencegah kenakalan remaja.

Bagus Hariyanto selaku Line Produser Film ‘Jo Sahabat Sejati’, memberikan apresiasi langkah kongkrit Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang konsen terhadap pindidikan karakter dalam rangka revolusi mental sejak sejak dini.

“Film ‘Jo Sahabat Sejati’ adalah merupakan langkah kongkrit dan nyata dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dalam rangka mencegah merebaknya kenakalan remaja dan memberikan tuntunan perilaku yang baik bagi anak-anak Indonesia,” ujar Bagus Hariyanto saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (13/12/2022).

Muhammad Farhi : Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Siapkan Siswa Siswa Untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045
Poster Film ‘Jo Sahabat Sejati’

Lebih lanjut Bagus Hariyanto mengatakan, bahwa pada anak usia dini dan remaja itu dibutuhkan contoh yang baik dari lingkungan sosialnya. Karena sifat anak-anak itu gampang meniru apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

“Jadi program PPK melalui media film ini sangat cocok bagi para siswa, untuk membentuk karakter anak sejak usia dini. Karena di dalam film tersebut banyak diberikan contoh-contoh yang baik,” tandasnya.

Baca Juga :  Persija Juara, Balai Kota Digeruduk The Jakmania

“Apalagi Program Penguatan Pendidikan Karakter Melalui media film ini dilaksanakan berdasarkan kepada Peraturan Presiden RI Nomor : 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK),” lanjut Bagus Hariyanto.

Sementara itu, ditempat terpisah Muhammad Farhi, S. Pd., SH.I selaku Ketua 1 Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se Kabupaten Tangerang mengatakan. Bahwa kegiatan tersebut sangat berdampak baik kepada siswa yang menonton film tersebut.

“Dampaknya sangat baik buat siswa yang menonton film, sebab siswa bisa mencontoh perilaku baik yang ada di dalam rangkaian cerita film ‘Jo Sahabat Sejati’ tersebut,” tegas Muhammad Fahri.

“Waktu saya menonton film tersebut, pada saat sosialisasi tanggal 9 November 2022 di bioskop CGV ECO Plaza. Saya sampai terharu dibuatnya,” ungkap Muhammad Fahri yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMPN 2 Cikupa.

Muhammad Farhi : Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Siapkan Siswa Siswa Untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045
Muhammad Farhi, S. Pd., SH.I Ketua 1 Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se Kabupaten Tangerang

Fahri juga menjelaskan, bahwa tidak ada paksaan dalam program menonton film ‘Jo Sahabat Sejati’. Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang sifatnya hanya menghimbau saja, karena terkait dengan Perpres 87/2017 tentang PPK.

“Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang tidak pernah memaksa dalam menjalankan program ini, ini sifatnya menghimbau saja. Karena ini terkait dengan Perpres 87/2017 tentang PPK yang memang menjadi kewajiban semua stake holder di bidang pendidikan untuk mensosialisasikan Perpres 87/2017. Jadi tidak ada yang memaksa atau yang dipaksa,” jelasnya.

Baca Juga :  Revolusi di Era Reformasi (Catatan akhir tahun John Mempi)

“Kita mesti harus melihat tujuan akhir dari lahirnya Perpres 87/2017 tentang PPK itu, yaitu untuk mempersiapkan siswa siswi SD dan SMP untuk menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045,” tambahnya.

Dia berharap, bahwa siswa yang mendapatkan bekal Pendidikan karakter sebagaimana yang ada dalam film ‘Jo Sahabat Sejati’. Menjadi anak yang berkepribadian baik, seperti yang tercermin dalam film tersebut.

“Kita bekali mereka (siswa : red) dengan Pendidikan Karakter agar mereka bisa menjadi pribadi yang religius, nasionalis, integritas, mandiri dan dapat bergotong royong bagi sesame. Seperti 5 karakter utama yang ada dalam PPK dan ada di dalam film tersebut.

Fahri juga menjelaskan, bahwa tidak ada aturan yang dilanggar dalam menjalankan program Pendidikan Karakter Melalui Media Film Jo Sahabat Sejati tersebut.

“Tidak ada aturan yang dilanggar di dalam menjalankan program tersebut,” pungkasnya. (AMN)

Loading...