oleh

Nelayan Muncar Mengadu ke DPRD Banyuwangi Karena Sering Dipalak

SUARAMERDEKA.ID – Puluhan nelayan Muncar, Kamis (24/10/2019) mendatangi DPRD Kabupaten Banyuwangi. Mereka mengadu ke wakil rakyat karena sering menjadi korban pemalakan oleh sekelompok orang atau preman laut di perairan laut Selatan, Dusun Pancer Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran.

Suwandi, SH, ditunjuk juru bicara nelayan Muncar mengatakan, saat hendak berlabuh di perairan Dusun Pancer, nelayan Slereg Muncar sering didatangi sekelompok orang untuk minta jatah ikan.

“Awalnya mereka minta jatah satu keranjang ikan, kalau ditimbang beratnya sekitar hampir sama satu kwintal. Namun seiring berjalannya waktu, kelompok orang yang meminta jatah hasil tangkapan laut itu semakin bertambah sehingga nelayan merasa resah ,” kata Suwandi.

Lanjut Suwandi, aksi pemalakan tersebut, sudah terjadi selama 3 bulan. Sekelompok preman mencegat perahu slereg nelayan yang hendak berlabuh dengan menggunakan speedboat. ” Mereka naik ke perahu nelayan dan mengambil ikan semaunya,”terang Suwandi.

Nelayan Muncar Mengadu ke DPRD Banyuwangi Karena Sering Dipalak
Suwandi SH, Kuasa Hukum nelayan asal Muncar.

Resah atas aksi pemalakan ini, masyarakat nelayan Muncar akhirnya menunjuk Suwandi. SH sebagai kuasa hukum untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Banyuwangi.

“Kita laporkan kasus ini ke polisi,” ungkapnya.

Masih kata Suwandi, dirinya bersama puluhan nelayan tujuan mendatangi ke gedung wakil rakyat, untuk menyampaikan keluhan atas kurangnya perhatian pemerintah daerah atas kasus pemalakan liar yang menimpah para nelayan Muncar. Selain itu, pengurusan surat-surat perahu, sekaligus dengan kelanjutan program asuransi nelayan.

“Pemerintah daerah hanya bisa menarik retribusi kepada nelayan, namun perlindungan terhadap nelayan terabaikan, Bupati Banyuwangi harus turun tangan dan bertanggungjawab atas kejadian ini,” tegas Suwandi.

Perwakilan nelayan Muncar ditemui langsung oleh Sekretaris Komisi 2 DPRD Banyuwangi, Suyatno. Seluruh aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh nelayan Muncar akan segera dilaporkan kepada pimpinan dewan.

“Kita segera laporkan ke pimpinan agar segera ditindak lanjuti melalui rapat hearing dengan instansi terkait,” tutup Suyatno. (BUT)

Loading...

Baca Juga