SUARAMERDEKA.ID – SMK Negeri 1 Kalipuro dalam rangka meninjau sarana dan prasarana sekolah vokasi kemaritiman tersebut usai memperoleh sertifikat approval dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan, mendapat kunjungan kerja Komisi IV DPRD Banyuwangi.
Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih SMKN 1 Kalipuro. Menurutnya, status approval dari Ditjen Hubla menjadi pencapaian penting bagi dunia pendidikan kemaritiman di Banyuwangi.
“Ini suatu kebanggaan bagi kita, SMKN 1 Kalipuro kini menjadi satu-satunya sekolah pelayaran kapal niaga di Jawa Timur dan menjadi Icon Banyuwangi yang telah mendapatkan pengakuan atau approval dari Kementerian Perhubungan RI.” kara Patemo, Kamis (7/05/2026).
Patemo menyebut, SMKN 1 Kalipuro kini menjadi institusi pendidikan yang memiliki peran dalam mencetak pelaut profesional untuk memenuhi kebutuhan industri pelayaran nasional maupun internasional.
“SMKN 1 Kalipuro ini akan memainkan peran krusial dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) dan kebangkitan sektor kelautan di Banyuwangi.” tambahnya.
Dengan status approval tersebut, lulusan SMKN 1 Kalipuro nantinya tidak hanya memperoleh ijazah sekolah, namun juga dapat mengikuti Ujian Keahlian Pelaut (UKP) dan memperoleh sertifikat sesuai jurusan, yakni Ahli Nautika Tingkat (ANT) IV dan Ahli Teknika Tingkat (ATT).
“Harapan kami, ASDP sebagai leading sektor industri transportasi penyeberangan maupun sektor kelautan lainnya dapat mengambil lulusan SMKN 1 Kalipuro sebagai tenaga kerja.” harapnya.
Kami dari DPRD Banyuwangi sangat mengapresiasi upaya SMKN 1 Kalipuro mendapatkan status Approval. Nantinya lulusan dari sini bukan hanya membawa nama baik sekolah, tapi juga nama
daerah. Mereka adalah duta maritim Banyuwangi ke depan.
DPRD Banyuwangi siap mendukung pengembangan fasilitas dan kualitas pendidikan di SMKN 1 Kalipuro melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan dunia usaha.
“Kami terbuka untuk mendukung pengembangan SMKN 1 Kalipuro, termasuk melalui sinergi lintas sektor bersama Pemkab dan dunia usaha. Kita ingin Banyuwangi dikenal sebagai daerah pencetak pelaut unggul.” pungkasnya. (BUT).






