oleh

Pegawai Indomaret Sebut Jualan Produk Perancis Itu Kebijakan Perusahaan

SUARAMERDEKA.ID – Meski merasa terhina dengan pernyataan Presiden Perancis, namun keputusan sebuah minimarket menjual produk Perancis atau tidak, bukan otoritas karyawan. Keputusan tersebut ada di pihak perusahaan.

Aksi sweeping produk Perancis yang dilakukan Gerakan Pemuda Islam (GPI) bersama ormas Islam lainnya di minimarket Indomaret Kebon Sirih kawasan Menteng Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2020) diakui salah satu karyawan yang bertugas sempat membuat kaget dan panik. Namun ia menuturkan, semua barang yang dibawa sudah dibayar.

“Sempat kaget dan panik. Karena tiba-tiba datang banyak orang. Berita boikot produk-produk Perancis pernah dengar, tapi belum ada informasi dari pihak perusahan. Maka gerakan tadi itupun membuat kami kaget. Tapi semua barang dibayar lunas,” kata karyawan yang bertugas, Ardiansyah.

Pegawai Indomaret Sebut Jualan Produk Perancis Itu Kebijakan Perusahaan

Secara pribadi, Ardiansyah terkait pernyataan Presiden Perancis, selaku umat Islam dirinya juga merasa tersinggung. Menanggapi seruan boikot, ia menuturkan tidak bisa memberikan keputusan apapun.

“Masalah untuk jual dan tidaknya produk-produk prancis, kami tetap menunggu intruksi perusahan. Untuk penistaan yang dilakukan oleh Presiden Perancis, itu sangat menjatuhkan harkat kaum muslim. Dan saya pun merasa tersingung,” ujarnya. (ARB)

Loading...

Baca Juga