oleh

Polres Ketapang Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pembakaran Kantor PT ARRTU

SUARAMERDEKA.ID – Polres Ketapang menetapkan 3 tersangka dugaan pembakaran dan perusakan bangunan Kantor PT ARRTU di Desa Kemuning Kecamatan Tumbang Titi. Penetapan tersangka ini dilakukan usai melakukan koordinasi bersama Forkopimcam, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, dan tokoh adat dari kecamatan tersebut.

“Benar kita langsung melakukan koordinasi bersama forkopimcam tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh adat di Kecamatan Tumbang Titi. Dengan hasil koordinasi bahwa Polres Ketapang mendapatkan dukungan dan legitimasi penuh dari forkopimcam dan tokoh masyarakat kecamatan tumbang Titi. Untuk melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku pengrusakan dan pembakaran Kantor PT Arrtu,” ujar Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Primastya, S.I.K., Selasa (26/1/2021).

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan olah TKP, mengambil keterangan saksi serta alat bukti kejadian. Polres Ketapang sementara ini menetapkan tiga tersangka pelaku perusakan dan pembakaran Kantor PT ARRTU.

Ketiga tersangka adalah M.K ( Warga Dusun Mambok ) dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan. A.S ( Warga Dusun Mambok ) dijerat dengan Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman pidana penjara 10 tahun. H.R ( Warga Dusun Mambok ) dijerat dengan pasal 170 KUHP  dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

“Bagi warga masyarakat yang terlibat dalam kasus perusakan dan pembakaran Kantor PT ARRTU. Untuk segera menyerahkan diri ke Polres Ketapang. Apabila tidak mengindahkan, maka akan dilakukan upaya paksa,” kata Kasat Reskrim AKP Primastya, S. I. K. (ARH)

Loading...

Baca Juga