oleh

PP GPI Desak Presiden dan Kapolri Copot Kapolda Metro Jaya

SUARAMERDEKA.ID – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Islam (GPI) mendesak Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Idham Aziz segera mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dari jabatannya. Pernyataan-pernyataannya dinilai terlalu sering membuat gaduh, terindikasi memutarbalikkan fakta dan diduga melindungi kesalahan bawahannya.

Dihubungi melalui sambungan selular, Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik PP GPI Eko Saputra, pihaknya menilai, Kapolda Metro Jaya terindikasi menutupi kejahatan yang terjadi pasca terbunuhnya 6 orang masyarakat sipil dari ormas FPI. Terkesan ada upaya dari pihak kepolisian memutarbalikkan fakta dan logika atas kasus penembakan tersebut.

“Karena berdasarkan hasil crosscheck di lapangan dan kesaksian yang kami dapat, tidak ada kejadian penembakan dan tidak pernah ada police line di TKP. Ini berbeda dengan pernyataan Kapolda,” kata Eko, Kamis (10/12/2020).

Baca Juga :  Diduga 100 Juta Dana Covid-19 Diembat, Sekjend PP GPI Minta Eks Ketua PW GPI Aceh Dilaporkan Polisi

Ia menegaskan, jika dugaan tersebut benar, PP GPI menuntut supaya Kapolda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Irjen Fadil Imran diminta mengakui menyatakan bahwa korban tewas tol Cikampek adalah akibat kelalaian dan juga akibat kesewenangan petugas polisi bawahannya.

“Seharusnya sebagai seorang pimpinan kepolisian yang bijak, beliau tidak mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan kekecewaan publik dan kegaduhan di akar rumput. Seharusnya secara gagah berani dan berjiwa ksatria mengakui kesalahan yang telah dilakukan oleh anak buahnya,” ujarnya.

PP GPI, menurut Eko, sangat menyesalkan dan kecewa terkait pernyataan Kapolda Metro Jaya kepada media masaa bahwa korban membawa senjata api dan terjadi kontak senjata. Ia menegaskan kembali, berdasarkan crosscheck di lapangan, kekadiannya tidak seperti yang diungkapkan.

Baca Juga :  Ijtihad Nasonal Pemuda Islam: Diawali di Ciamis, Diakhiri di Ciamis

“Kami kecewa dengan sikap dan cara Kapolda Metro Jaya yang seakan berusaha untuk sekuat tenaga membuat fitnah serta tuduhan tak bermoral kepada korban yang tewas. Berdasarkan semua kejanggalan yang kami lihat, analisa serta yang kami pelajari, maka oleh karena itu, kami minta secara tegas supaya Kapolda Metro Jaya segera dicopot dari jabatannya,” pungkas Eko. (OSY)

Loading...

Baca Juga