oleh

Rahman Kubal Minta Pemerintah SBT Dorong Pembangunan di Utian Lima

SUARAMERDEKA.ID – Pimpinan Daerah (PD) Gerakan Pemuda Islam (GPI) Seram Bagian Timur (SBT) menyebut pemerintah terkesan tidak peduli dengan kondisi Negeri Utian Lima Kecamatan Werinama yang hingga saat ini masih tertinggal dalam segala hal. Ia juga menyebut DPRD pun juga sama tidak pedulinya, padahal ada 2 anggota DPRD SBT yang berasal dari Negeri Utian Lima.

Salah satu pengurus PD GPI SBT Rahman Kubal SAp menilai pemerintah Daerah Setempat beserta DPRD sepertinya tidak lagi memperhitungkan Utian Lima dalam skala prioritas pembangunan. Ia mencontohkan beberapa dusun yang masih tertinggal yang ada di wilayah tersebut. Seperti dusun Kota Baru, Kampung Baru, Budi Jaya dan Dak.

“Saya berasal dari sana. Saya punya Basudara samua tertinggal dalam semua aspek,” tutur Rahaman Kubal saat dihubungi media, Kamis (14/1/2021)

Ia mengaku, tidak ada tanda-tanda perubahan di negeri tersebut selama 18 tahun Kabuten Seram Bagian Timur dimekarkan. Karenanya, Pengurus PD GPI SBT ini berharap Pemda setempat dapat mendorong percepatan pembangunan di 4 dusun yang ada di Utian Lima.

“Kami terbelakang masalah pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan” tutur Kubal.

Selain itu, Rahman Kubal juga menyesalkan dua anggota DPRD SBT yang berasal dari Utian Lima. Selama ini, ia menilai, kedua anggota DPRD tersebut tidak melakukan apa-apa untuk memajukan daerah asalnya.

“Mereka tidak memiliki daya dorong, bahkan mereka tidak serius. Gigi mereka ompong, nyali mereka tidak ada. Mereka tidak bersuara. Jadi mereka hanya diam melihat kami tertinggal,” tutupnya. (HRN)

Loading...

Baca Juga