oleh

Siswa Menmahamaku Belajar Bongkar Pasang Senjata SS2 V 1

SUARAMERDEKA.ID – Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Kemiliteran Resimen Mahasiswa Maluku (Menmahamaku) gelombang pertama Tahun Anggaran 2020/2021, diikuti 44 peserta gabungan mahasiswa berbagai perguruan tinggi se-Maluku. Siswa di arahkan menuju Aula Brigif 27/ Nusa Ina Masohi untuk mengikuti materi Pengenalan Senjata Ringan (Penjatri) ujar Lettu Inf. Sofyan sebagai Koordinator Pelatih.

Diklatsar ini berlangsung 6 -12 Januari 2021 di Brigif 27/ Nusa Ina Kabupaten Maluku Tengah. Pada pelatihan dari Minggu (10/1/ 2021) pagi, Lettu Inf. Sofyan memberikan metri pengenalan dasar senjata bagi para siswa menwa. Ia mengingatkan, sejak awal kelahiran, Menwa dikenal memiliki jiwa patriotik yang luar biasa.

Lahirnya Menwa itu tidak lepas dari sejarah kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI-red). Jadi tongkat estafet perjuangan itu dimulai dari tentara pelajar (TP-red) yang kemudian diserahkan kepada Menwa,” kata Sofyan.

Menurutnya, jiwa semangat patriotik yang telah ditunjukan oleh menwa ini perlu diketahui dan dipahami oleh generasi muda sekarang. Agar menumbuhkan semangat dan kebanggaan yang telah dilakukan Menwa.

“Yang telah ditunjukan oleh Menwa ini sangat luar biasa. Sebab mereka telah mengorbankan kepentingan pribadinya hanya untuk menanamkan semangat perjuangan dan menerapkan disiplin,” papar Sofyan

Komandan Menmahamaku Ahdi Sodri Reubun. ST, menegaskan, sebagai generasi muda, mahasiswa sudah semestinya dilatih dan dibekali pengetahuan cinta tanah air, keterampilan bela negara, dan wawasan kebangsaan.

“Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara sekarang ini, kita merasakan. Bahwa kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan menjadi suatu faktor yang semakin penting untuk dimantapkan. Fenomena perubahan lingkungan strategis akibat arus globalisasi telah berdampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan, baik yang berdimensi positif maupun negatif,” kata Ahdi Sodri.

Menurutnya, fenomena sosial yang harus selalu dicermati adalah adanya indikasi menipisnya wawasan kebangsaan dan bela negara di masyarakat.

“Saya berharap para anggota Menwa dapat benar-benar menjadi bagian dari elemen bangsa yang selalu berjuang membangkitkan semangat cinta tanah air dan persatuan kesatuan anak bangsa di manapun berada,” pungkasnya. (SMS)

Loading...

Baca Juga