oleh

Kejaksaan RI Siap Sukseskan Pemilu Serentak 2019

SUARAMERDEKA – Kejaksaan RI siap sukseskan pemilu serentak 2019 yang pelaksanaannya hanya tinggal menghitung hari yakni Rabu, (17/4/2019). Kesiapan jajaran Kejaksaan ini dapat dilihat dengan telah dibentuknya tim pemetaan.

Tim pemetaan ini diberikan tugas melakukan pemetaan pileg dan pilres dari wilayah barat sampai dengan timur. Mereka telah memetakan potensi kerawanan dalam penyelenggaraan pemilu serentak 2019. Baik dari dimensi sosial politik, dimensi penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil, serta dimensi partisipasi partai politik.

Kejaksaan aktif memberikan pengarahan dalam rapat Koordinasi Nasional tentang Kewaspadaan Nasional. Yang diikuti oleh seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi, Asisten Intelijen dan para Kepala Kejaksaan Negeri. Bersama dengan jajaran Pemerintah, TNI, Polri dan Penyelenggara Pemilu, yang dilaksanakan secara stimulan. Yaitu di Makasar (12/2/2019), untuk wilayah Indonesia Timur, di Batam pada (28/2/2019). Untuk wilayah Sumatera dan di Jakarta pada (27/3/2019) untuk wilayah Jawa, Bali dan Indonesia bagian tengah.

“Dalam hal turut menjaga kelancaran pelaksanaan Pemilu Serentak 2019. Jajaran Kejaksaan juga senantiasa aktif melakukan koordinasi antar lembaga pemerintah di daerah. Dalam rangka menciptakan sinergi, stabilitas politik yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.” ucap Kapuspenkum Kejagung Mukri.

Termasuk mengantisipasi berbagai perkembangan dinamika sosial/politik. Serta memonitoring masyarakat /kelompok masyarakat didaerah yang melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terhadap ketentuan yang diatur dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,

Selain itu, jajaran Kejaksaan juga memaksimalkan Posko Pemilu. Guna pengumpulan, menerima serta menganalisa berbagai kejadian. Ataupun laporan yang berhubungan dengan pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019 menjadi produk intelijen.

“Tak hanya itu, terkait perihal kesiapan menghadapi proses pemungutan suara dan hasil perhitungan suara pemilu. Jajaran intelijen Kejaksaan juga diminta tetap aktif memantau perkembangan pelaksanaan pemungutan suara dan hasil perhitungan suara pada (17/04/2019). Menjaga netralitas serta berperan aktif mensosialisasikan pentingnya penggunaan hak suara pada masyarakat,” sambung Mukri.

Untuk mengecek kesiapan personil Kejaksaan di daerah dalam menghadapi Pemilu 2019, pada (8/4/2019) jajaran Kejaksaan telah melaksanakan video conference dengan para Asintel, Kajari, Kacabjari dan kasi bidang Intelijen di Kejati serta para kasi intel seluruh Indonesia.

“Dan tak kalah penting pada Rabu, (17/4/2019) Kejaksaan akan menurunkan sedikitnya 4.000 personel di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka mendukung dan turut mengamankan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2019, yang terdiri dari personil Intelijen Kejaksaan sebanyak 3.000 orang tersebar di kantor KPU, Bawaslu dan Posko Pemilu Kejagung/Kejati/Kejari untuk melaporkan hasil sementara/kejadian menonjol dalam pemungutan dan perhitungan suara pada kesempatan pertama, serta Jaksa Pemilu di Sentra Gakkumdu baik tingkat pusat, Provinsi dan Kabupaten/kota,” tutup Mukri. (MIL)

Loading...

Baca Juga