oleh

Wali Kota Jakarta Utara Tak Akur Dengan Wartawan?

SUARAMERDEKA.ID – Keluarga Besar Wartawan Jakarta Utara (KBWJU) menilai beberapa bulan terakhir Wali Kota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko terkesan tidak menginginkan kehadiran para jurnalis. Seringkali para wartawan ditugaskan meliput di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara tidak mendapat konfirmasi rencana kegiatan wali kota dari bagian humas.

Ketua Harian KBWJU Deden Kurniawan menuturkan, hubungan antara Pemkot Jakarta Utara selaku pemegang kendali pemerintahan dengan wartawan yang menjalankan fungsi jurnalistiknya akhir-akhir ini diakui kurang harmonis. KBWJU mengaku pihaknya tidak pernah dikonfirmasi Wali Kota maupun pihak Humas tentang kegiatan dan kebijakan yang dilakukan oleh Pemkot Jakarta Utara.

“Wali Kota sekarang ini berbeda dengan yang terdahulunya. Kalau Wali Kota sebelumnya, kami rutin menerima pemberitahuan jadwal kegiatan Wali Kota dan jajarannya. Melalui Suku Dinas Kominfo Jakarta Utara,” ujar Deden di Balai Wartawan Jakarta Utara jalan Yos Sudarso Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (5/1/2021).

Hadirnya media masa dalam dalam tatanan pemerintah, menurutnya, sebagai sarana untuk mencerdaskan bangsa. Media massa hadir sebagai pemberi hiburan, informasi, edukasi dan kontrol sosial.

“Terutama fungsi kontrol sosial. Karena itu media disebut sebagai pilar keempat demokrasi. Kami adalah gatekeeper (penjaga-red) tegaknya keadilan dalam berdemokrasi,” kata Ketua Harian KBWJU.

Fungsi ini, lanjut Deden, semenjak pergantian Wali Kota, terasa tidak berjalan dengan baik. KBWJU merasa, Wali Kota Sigit Widjatmoko bersama jajarannya terkesan tidak ingin semua kegiatannya diketahui wartawan.

Baca Juga :  AJH Medan dan PWI Sumsel Kecam Pengeroyokan Wartawan di OKI

“Kalau Wali Kota sebelumnya, Humas selalu memberitahu KBWJU rencana kegiatan Wali Kota Jakarta Utara. Sehingga kami pun enak menyusun jadwal kerja kami. Nah yang sekarang ini tidak begitu. Tidak ada omongan atau pemberitahuan apapun dari Humas. Mereka hanya bilang, kalau mau lihat jadwal pak Wali, lihat saja di websitenya pemkot,” ucap Deden.

Alasan ini pula kerap dipakai jika wartawan ingin melakukan wawancara atau mengkonfirmasi suatu kejadian yang berhubungan dengan Pemkot. Deden mengingatkan, wartawan punya kewajiban untuk mengkonfirmasi informasi (cover both side) sebagai salah satu asas netralitas pers.

“Kalau dikonfirmasi, jawabannya, “Sampaikan saja pertanyaan melalui website kami”. Ini kan aneh,” tuturnya.

Ketua Harian KBWJU ini pun mempertanyakan kesungguhan Wali Kota Jakarta Utara dalam menjalankan pemerintahan secara yang jujur dan transparan. Deden berharap ada komunikasi yang baik antar pihak, sehingga kedua pihak dapat menjankan fungsinya dengan baik. Jika memang ada permasalahan, KBWJU berharap masing-masing pihak bersikap terbuka.

“Ada apa pak Wali Kota Jakarta Utara? Kalau memang kehadiran kami tidak dikehendaki, kami bisa mengerti. Tapi kalau ada masalah, apa gak sebaiknya didiskusikan,” tegas Deden.

Baca Juga :  Pangdam XII Hadiri Penyerahan Santunan Untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182

Sementara itu, saat dihubungi detikfakta.id melalui sambungan selular, Walikota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko  mengatakan dirinya sedang ada kegiatan kedinasan.

“Ini saya lagi giat. Mendampingi Jakut lomba kesatuan gerak PKK Tingkat Provinsi DKI Jakarta,” jawab Walikota Jakarta Utara, Selasa (5/1/2021).

Untuk melihat kegiatan yang dilakukan, Sigit meminta agar awak media melihat jadwal kegiatan Walikota website resmi Pemkot Jakarta Utara.

“Giat bisa dilihat pada kanal Diskominfotik JU. Giat Pemkot juga bisa dilihat dari pemberitaan di media yang ada. Lebih jelasnya, silahkan juga ditanyakan langsung ke Kominfo ya,” ujarnya.

Wali Kota Jakarta Utara Tak Akur Dengan Wartawan?
Screenshot website resmi Pemerintah Kota Jakarta Utara, Rabu (6/1/2021) pukul 15.00 WIB

Saat dikonfirmasi ke Suku Dinas Kominfotik Jakarta Utara, staf pegawai yang ada menjelaskan, Kepala Suku Dinas maupun Kasie Humas Sudin Kominfotik tengah Work From Home (WFH). Kepada detikfakta.id, ia mengaku tidak mempunyai otoritas untuk memberikan konfirmasi.

“Ibu Kasudin tidak ada, Kasie Humas juga tidak ada. Sedang WFH,” terang salah satu staf pegawai Sudin Kominfotik Jakarta Utara yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Merujuk pada website resmi Pemkot Jakarta Utara, tertulis jadwal kegiatan yang ada pada tanggal 6 Januari 2021 adalah sosialisasi rembuk RW tahun 2021. Sebelum itu, tertulis jadwal hanya ada pada tanggal 1 Desember 2020 dan 23 Oktober 2020. (ANW)

Loading...

Baca Juga