oleh

Dua Petak Lot Pasar Atapange Menjadi Sengketa

SUARAMERDEKA.ID – Dua petak Lot Inpres di pasar Atapange kecamatan Majauleng kabupaten Wajo Sulawesi Selatan menjadi sengketa setelah diklaim oleh 2 pihak yang memiliki hak pakai ( SIPT). Lot C32 dan C33 yang disengketakan menjadi objek sengketa kasus pengrusakan dan kasus penyerobotan.

Sejak selesai renovasi tahun 2016 yang lalu, Lot C32 yang digunakan oleh Jamaluddin dan Lot C33 atas nama H.Pantong yang digunakan oleh Syamsuddin tiba-tiba disatukan menjadi satu lot semi permanen dari bahan spandek aluminium oleh Yusran, Jumat (12/9/2019). Kedua lot tersebut diklaim oleh Muhammad Yusran sebagai milik saudaranya, Muhammad Saudil Arabiah.

Kejadian bermula Sabtu (13/9/2019) kemarin saat Hj.Sitti Rabiah (istri Samsuddin) hendak berjualan.
Hj.Sitti Rabiah yang ingin menggelar dagangannya di Pasar Atapange. Ia mengaku langsung kaget ketika melihat lemari tempat dagangannya berada di lorong jalan bahkan salah satu lotnya (C33) telah dipagari dinding spandek aluminium.

Baca Juga :  Rapat Tanggap Bencana Terkait Kebakaran Pasar Tempe Kabupaten Wajo

Dua Petak Lot Pasar Atapange Menjadi Sengketa

Ambo Asse saudara Hj.Sitti Rabiah langsung melakukan aksi yang menyebabkan rusaknya dinding aluminium yang menutup lot saudarinya tersebut. Namun tindakan tersebut dianggap sebagai tindakan pengerusakan sehingga Ambo Asse dilaporkan oleh Yusran ke Polres Wajo dengan kasus pengerusakan.

Yusran yang memagari Lot C33 juga memagari Lot C32 yang hak pakainya dipegang oleh Jamaluddin.
Menyatukan 2 petak Lot ( C32 dan C33) menjadi satu ruang persegi 4 yang dikelilingi dinding aluminium di hampir semua sisinya, menjadikan Yusran terlibat masalah dengan 2 pedagang.

Sejak lotnya diserobot, Syamsuddin dan Jamaluddin untuk sementara tak bisa berdagang di tempat tersebut sampai kasusnya selesai.

“Kami harus memperjuangkan apa yang menjadi hak kami. Karena berdagang adalah satu satunya mata pencaharian untuk keluarga kami,” ungkap Syamsuddin.

Baca Juga :  Walikota Parepare Bersilaturrahim Di Kediaman Mantan Bupati Wajo

Selasa,(17/9/2019) kemarin kedua pedagang tersebut akhirnya melaporkan Yusran ke Polsek Majauleng dengan kasus penyerobotan dan perampasan hak. (FAR)

Loading...

Baca Juga