SUARAMERDEKA.ID – Lintas Tridharma Jakarta (LTJ) menggelar aksi damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi publik terhadap arah kebijakan nasional.
Aksi ini menjadi ruang konsolidasi berbagai elemen mahasiswa yang tergabung dalam PERISAI SI, HMI, SEMMI, PMII, dan GPI, yang menyatukan sikap dalam gerakan yang konstruktif, terukur, serta berorientasi pada kepentingan strategis bangsa. Jakarta, Kamis (09/04/2026).
Dalam pernyataan resminya, LTJ menyampaikan tiga poin tuntutan utama yang dirumuskan secara komprehensif dan berlandaskan kepentingan jangka panjang nasional.
Pertama, LTJ menyoroti pentingnya penguatan tata kelola dan pengawasan terhadap logam tanah jarang sebagai sumber daya strategis nasional.
Menurut mereka, pengelolaan komoditas tersebut harus dilaksanakan secara transparan, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri.
Dalam konteks tersebut, LTJ mendorong pemerintah untuk segera menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Logam Tanah Jarang yang independen, profesional, dan akuntabel.
“Demi menjaga kepentingan strategis nasional dalam jangka panjang, kami mendorong Presiden untuk segera menetapkan Perpres terkait pembentukan Satgas Pengawasan Logam Tanah Jarang yang independen dan akuntabel, guna memastikan tata kelola yang berkeadilan serta terhindar dari dominasi kepentingan tertentu,” Ujar perwakilan LTJ.
Kedua, LTJ menekankan pentingnya menjaga integritas dan kemandirian kebijakan nasional dengan mendorong pemerintah untuk mengambil langkah strategis keluar dari BOP.
Keterlibatan dalam skema tersebut dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta mengurangi independensi negara dalam merumuskan kebijakan strategis.
Karena itu, langkah keluar dari BOP dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan kebijakan nasional serta menjaga kepentingan negara dalam jangka panjang.
Ketiga, LTJ menyoroti urgensi evaluasi menyeluruh terhadap program MBG serta perlunya reformasi substantif di sektor pendidikan.
Sebagai fondasi utama pembangunan bangsa, sektor pendidikan dinilai memerlukan pendekatan yang sistemik, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
LTJ mendorong agar evaluasi program MBG dilakukan secara komprehensif sehingga program tersebut lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya peningkatan pemerataan akses pendidikan, penguatan infrastruktur pendidikan, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, serta penyusunan kebijakan pendidikan yang adaptif dan progresif.
“Pendidikan tidak dapat dikelola secara parsial. Diperlukan reformasi yang menyentuh aspek fundamental guna melahirkan generasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” Tegas perwakilan LTJ.
Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat keamanan.
Lintas Tridharma Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang dialog yang inklusif dengan pemerintah demi terwujudnya kebijakan publik yang responsif serta berpihak pada kepentingan rakyat. (RED)






