oleh

Aktivist Connection Apresiasi Ketegasan Akbar Supratman Soal Insiden LCC Empat Pilar

SUARAMERDEKA.ID –  Founder Aktivist Connection, Maemun, memberikan apresiasi tinggi atas sikap tegas Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, (MPR RI) Abcandra Muhammad Akbar Supratman, dalam menyikapi insiden penilaian pada Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Jakarta, (12/05/2026).

Menurut Maemun, kehadiran figur muda seperti Abcandra di tubuh MPR RI menjadi simbol baru lahirnya keberanian politik yang berpihak kepada keadilan, transparansi, dan marwah demokrasi kebangsaan.

Ia menilai, langkah cepat dan respons tegas yang ditunjukkan Wakil Ketua MPR RI tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik yang patut diapresiasi oleh seluruh elemen masyarakat.

“Ketika ada persoalan dalam ruang pendidikan kebangsaan, maka negara tidak boleh diam. Kehadiran saudara Abcandra Muhammad Akbar Supratman menjadi bukti bahwa anak muda di parlemen mampu menunjukkan keberanian dalam menjaga integritas dan kehormatan lembaga negara,” Tegas Maemun.

Ia juga menyebut bahwa insiden dalam pelaksanaan Final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat harus dijadikan momentum evaluasi besar agar kualitas pendidikan ideologi kebangsaan semakin profesional, objektif, dan berwibawa.

“Empat Pilar bukan sekadar lomba seremonial. Ini adalah ruang pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, setiap proses penilaian harus bersih dari polemik dan berdiri di atas nilai keadilan,” Lanjut Maemun yang juga pengurus DPP KNPI.

Maemun menambahkan, sikap responsif yang diperlihatkan oleh Wakil Ketua MPR RI menjadi energi baru bagi generasi muda Indonesia untuk tetap percaya bahwa institusi negara masih memiliki figur-figur progresif yang siap mendengar suara rakyat.

Dalam pandangannya, ketegasan Akbar merupakan refleksi dari hadirnya wajah baru politik nasional yang lebih terbuka, humanis, dan berani mengambil tanggung jawab di tengah sorotan publik.

“Bangsa ini membutuhkan pemimpin muda yang tidak bersembunyi di balik meja kekuasaan. Ketika ada persoalan, ia hadir. Ketika ada kegaduhan, ia turun tangan.
Dan ketika marwah lembaga dipertaruhkan, ia berdiri paling depan menjaga kehormatan negara,” Ujar Maemun dengan nada penuh optimisme.

Aktivist Connection pun berharap agar kejadian tersebut dapat diselesaikan secara bijaksana dan menjadi bahan introspeksi bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap program-program kebangsaan yang digagas oleh MPR RI. (RED)

Loading...