oleh

Gedung Pemuda Jadi Saksi, Gudsi Loilatu Resmi Menakhodai PW GPI Jakarta Raya

SUARAMERDEKA.ID – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Jakarta Raya, secara resmi menggelar prosesi pelantikan pengurus baru untuk masa khidmat tiga tahun ke depan.

Semangat kepemudaan menyelimuti Aula Gedung KNPI Rawamangun, Jakarta Timur. Pelantikan ini mengangkat tema: “Pemuda Jaga Jakarta: Menjaga Persatuan, Menolak Polarisasi, Mengawal Masa Depan Ibukota”.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan diskusi publik dengan tema: “Jalan Ninja Kaum Intelektual: Mengawal Pemerintah Melalui Kritik Terukur Tanpa Pusaran Konflik”. Dan di hadiri oleh ratusan orang kader dan tamu undangan.

Dalam laporannya, Sihab Souwakil selaku Ketua Panitia menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak. Sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan berbagai pihak. Kami berharap pelantikan ini menjadi awal penguatan organisasi dalam kepemimpinan baru ini,” harap Sihab.

“Kami juga berharap agar kepengurusan baru dapat menjalankan tugas secara amanah dan memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, agama, bangsa, dan negara,” lanjutnya, Sabtu (27/06/2026)

Sementara itu, Gudsi dalam sambutan pertamanya sebagai nahkoda baru, menegaskan visi besarnya untuk melakukan ekspansi dan konsolidasi organisasi secara masif.

Ia berjanji tidak akan membiarkan roda organisasi hanya berputar di level wilayah Jakarta Raya saja. Melainkan harus menyentuh akar rumput sampai pada tingkat desa atau kelurahan.

​”Kami berkomitmen penuh untuk mengembangkan GPI Jakarta Raya hingga ke tingkat Ranting,” tegas Gudsi dalam pidatonya yang disambut gemuruh tepuk tangan dari para kader dan tamu undangan.

“Ini bukan sekadar janji, tapi ikhtiar bersama agar GPI dapat kembali eksis, hidup di tengah masyarakat, dan diperhitungkan dalam kancah daerah maupun nasional,” lanjutnya.

​Gudsi juga menambahkan bahwa penguatan struktur hingga tingkat terbawah ini menjadi modal penting agar pemuda Islam dapat ikut menentukan arah kebijakan yang strategis demi kemajuan Jakarta.

​​“PW GPI Jakarta Raya di bawah kepemimpinan saya, siap melangkah menjadi salah satu motor penggerak perubahan dan penjaga kedamaian di Jakarta Raya,” tandas Gudsi.

Dalam kesempatan yang sama, ustadz Tapsir selaku Ketua Dewan Syuro, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Gudsi Loilatu yang terpilih menjadi Ketua PW GPI Jakarta Raya beserta jajarannya yang akan dilantik

“Saya ucapkan selamat kepada adinda Gudsi Loilatu yang telah terpilih menjadi Ketua PW GPI Jakarta Raya dan beserta jajarannya. Semoga GPI Jakarta kedepan mampu menjadi Pemuda yang bermanfaat bagi seluruh umat yang ada di DKI Jakarta,” pesan Tapsir.

“Selain itu, saya juga berharap GPI dapat membangun sinergi dengan ormas-ormas Islam yang lain. Seperti NU, Muhammadiyah, dan masih banyak ormas-ormas Islam lainnya. GPI juga harus bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah untuk kebaikan,” lanjut Tapsir.

Ia juga menyampaikan, bahwa GPI agar tidak gentar untuk selalu bersuara tentang amar ma’ruf nahi mungkar. Menurutnya saat ini orang jahat lebih dihormati dari pada orang baik.

“GPI jangan hanya ma’rufnya saja yang berjalan, tetapi nahinya tidak berjalan. Maka yang berkembang saat ini adalah kondisi orang yang berbuat jahat itu lebih dihormati dibanding orang-orang yang baik dan jujur,” jelasnya.

Sementara Fery Dermawan selaku Sekretaris Jenderal, mewakili Ketua Umum menyampaikan pesan tiga hal kepada calon Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam yang akan dilantik dalam sambutannya.

“Gutsi selaku Ketua dan seluruh jajaran pengurusnya harus mendukung pemerintah dalam mengawal masa depan ibukota. GPI harus aktif dalam isu-isu kemanusiaan mapun kepemudaan, GPI jangan tertinggal di belakang,” pesan Fery Dermawan.

“Walau ada rencananya ibukota akan pindah, Jakarta ini akan tetap menjadi pusat ekonomi, dan peradaban bisnis. GPI Jakarta Raya harus mengambil peran aktif, untuk mendukung jalannya pemerintahan ibukota Jakarta,” perintahnya.

Sedangkan Mazhar Setiabudi, selaku Kabid Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan. Mewakili Kepala Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, menyampaikan ucapan selamat dalam sambutannya.

Selain itu, Ia juga memberikan pesan kepada Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Jakarta Raya Periode 2026-2029. Bahwa pelantikan bukanlah seremonial belaka, akan tetapi yang paling penting adalah aksi nyata.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, tetapi merupakan amanah untuk terus memahami dinamika dan melakukan aksi nyata bagi masyarakat, bangsa dan khususnya bagi pembangunan kota Jakarta,” tegasnya.

“Tema Pelantikan ini sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi saat ini di Jakarta, sebab Jakarta merupakan miniatur di Indonesia. Karena dihuni oleh masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya yang berbeda-beda,” pungkas Mazhar.

Di akhir sambutannya, mewakili Kepala Kesbangpol dan Gubernur DKI Jakarta, maka secara resmi Mazhar Setiabudi, S.Sos, M.Si. secara resmi membuka acara Pelantikan dan Diskusi Publik Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Jakarta Raya Periode 2026-2029. (Red).

Loading...