oleh

Jemaah Haji Asal Kabat “Syuwandi” Wafat di Tanah Suci, Sempat Dirawat Dua Hari di ICU

SUARAMERDEKA.ID – Innalilahi Wainnailaihi Rojiun. Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Banyuwangi, Syuwandi bin Saji (78), wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Almarhum merupakan warga Dusun Malar RT 01 RW 03, Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat. Syuwandi tergabung dalam rombongan haji Banyuwangi dan mendapat pendampingan dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Ketua Kloter 84 Banyuwangi, Wahyu Hidayat, mengatakan sebelum dirujuk ke rumah sakit, kondisi kesehatan almarhum sempat menurun.

“Pada 5 Juni 2026, almarhum mengeluhkan nafsu makan menurun dan badan terasa lemas. Saat dilakukan pemeriksaan, tekanan darahnya cukup rendah sehingga mendapat penanganan medis lebih lanjut.” kata Wahyu Hidayat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan, tekanan darah almarhum tercatat 70/40 mmHg dengan kondisi sadar penuh. Meski telah diberikan terapi cairan, tekanan darahnya tidak mengalami peningkatan signifikan.

Tim kesehatan kemudian berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan memutuskan merujuk almarhum ke King Faisal Hospital untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

Setelah tiba di rumah sakit pada 6 Juni 2026, Syuwandi menjalani pemeriksaan jantung. Hasil rekam jantung menunjukkan almarhum mengalami STEMI atau serangan jantung akut akibat sumbatan total pada pembuluh darah koroner.

“Tim medis rumah sakit langsung memberikan terapi trombolitik sesuai prosedur. Setelah itu beliau dirawat di ruang ICU untuk mendapatkan pemantauan secara intensif.” kata Wahyu.

Selama dua hari menjalani perawatan di ruang ICU, kondisi almarhum terus dipantau oleh tim medis. Namun upaya penanganan yang dilakukan belum mampu menyelamatkan nyawanya.

Syuwandi dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 7 Juni 2026, pukul 23.55 waktu Arab Saudi.

Menurut Wahyu, seluruh proses penanganan medis hingga administrasi telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya Bapak Syuwandi. Semoga seluruh amal ibadah hajinya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan medis, almarhum meninggal dunia dengan diagnosis syok kardiogenik dan STEMI.

Kabar wafatnya Syuwandi menambah daftar jemaah haji Banyuwangi yang meninggal dunia saat menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Pemerintah melalui petugas haji terus melakukan pendampingan kepada keluarga dan memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi sesuai prosedur yang berlaku.(BUT).

Loading...