SUARAMERDEKA.ID – Dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan dan kompetensi guru, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi. Tingkat Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah (SMA/MA) Kota Bandung dan Kota Cimahi bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Penyusunan Modul Ajar Geografi Kelas X, XI, dan XII. Bandung, (20/06/2025).
Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 18–19 Juni 2025, bertempat di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat. Sebanyak 82 guru mata pelajaran Geografi dari berbagai SMA dan MA di Bandung dan Cimahi turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Acara ini dibuka dengan sesi penguatan pemahaman konseptual dan praktis terkait pendekatan pembelajaran Deep Learning, yang disampaikan oleh narasumber nasional, Fera Herawati, S.Si., M.Si, Pengembang Kurikulum Ahli Pertama dari Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Peserta kemudian dibagi dalam kelompok untuk merancang modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning. Setiap kelompok didampingi oleh fasilitator yang terdiri dari guru penggerak dan praktisi pendidikan berpengalaman dari wilayah Bandung dan Cimahi. Hari pertama diisi dengan sesi diskusi dan penguatan pemahaman secara kolaboratif.
Hari kedua kegiatan menghadirkan sesi berbagi praktik baik dari guru senior Geografi Kota Bandung mengenai strategi pembelajaran yang menyenangkan (joyful learning) dan bermakna (mindfulness). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyusunan modul ajar, presentasi hasil kerja kelompok, serta sesi refleksi bersama.
Tidak berhenti di dua hari kegiatan luring, workshop ini akan berlanjut secara daring selama tujuh hari ke depan. Seluruh peserta tetap didampingi oleh fasilitator untuk menyempurnakan rancangan modul ajar Deep Learning secara lengkap untuk semua jenjang kelas: X, XI, dan XII.
Rangkaian kegiatan ini bertujuan menghasilkan produk Modul Ajar Geografi berbasis pendekatan Deep Learning yang akan dihimpun menjadi buku “Bunga Rampai”.
Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi nasional bagi para guru Geografi di seluruh Indonesia dan akan melalui proses validasi oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemdikbudristek.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung transformasi pembelajaran di sekolah. Dengan pendekatan yang mendalam, menyenangkan, dan berbasis pengalaman nyata.
Guru diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, memberdayakan siswa, dan sejalan dengan semangat Merdeka Belajar. (RED)










