oleh

Pandemi Covid-19, Hari Jadi Banyuwangi Diperingati Secara Sederhana

SUARAMERDEKA.ID – Pemerintah Daerah memperingati Hari jadi Banyuwangi (Harjaba) ke 249 tahun (1771 – 2020) pada Jumat (18/12/2020) digelar dengan memotong nasi tumpeng. Peringatan Harjaba yang digelar secara sederhana dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ini menjadi momen untuk menguatkan tekad bersama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Peringatan Harjaba dihadiri sejumlah undangan dan tokoh agama. Diantaranya Rois Syuriah PCNU KH. Zainullah Marwan, KH Suyuti Toha, KH. Ahmad Khotib Habibulloh, KH Wahyudi. Hadir juga Kiai Mustari, Ustad Muhdhor Atim, Kiai Kholik, Kiai Burhan, Kiai Nurhadi, Kiai Iskandar Zulkarnain, KH Muhammad Nur Khotib, Gus Faizin, Habib Toha Singojuruh.

Selain itu, hadir pula Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Syarifuddin, Danlanal, Letkol Laut (P) Joko Setiyono, Ketua MUI KH Moh Yamin, Ketua Bamag Pendeta Anang Sugeng, Ketua PHDI  Suminto, dan Walubi Eka Wahyu. Juga dihadiri tokoh masyarakat diantaranya Ketua Muhammdiyah Mukhlis Lahuddin, Ketua LDII Astro Junaidi, Ketua Al Irsyad dan Ketua Robiatul Alawiyah.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (A3), mengatakan, peringatan Harjaba kali ini berlangsung dalam suasana yang berbeda karena masih dalam masa pandemi.

“Pandemi Covid 19 telah membuat banyak hal dalam proses pembangunan daerah mengalami perubahan dan pergeseran. Banyak masalah yang muncul baik ekonomi dan sosial yang ikut mengiringinya,” kata Anas.

Untuk itu di momen Hari Jadi Banyuwangi ini, Anas mengajak segenap elemen di daerah untuk kembali membulatkan tekad. Terus mempererat persatuan dan keguyuban untuk bersama-sama membangun daerah dan mencari solusi atas segala permasalahan.

“Di masa sulit ini kita harus makin solid dan kompak untuk mencari cara-cara kreatif dan inovatif sebagi solusi mengatasi dampak pandemi. Momen Pilkada telah usai, sudah tidak ada lagi perbedaan. Kedepan kita harus bersatu agar bisa bekerja keras memberikan yang terbaik bagi Banyuwangi,” ucap Anas.

Pandemi Covid-19, Hari Jadi Banyuwangi Diperingati Secara Sederhana
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama Bupati Terpilih, Ipuk Fiestiyandani

Pada momen tersebut, Anas juga menyampaikan terima kasih atas dukungan segenap warga selama 10 tahun terakhir  dalam proses pembangunan di daerah.

“Selama 10 tahun ini ada banyak cerita manis, capaian dan prestasi, juga ada kegagalan yang dialami. Semuanya adalah proses untuk menjadikan Banyuwangi hingga menjadi seperti sekarang,” paparnya.

Tidak lupa, Anas menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekurangan selama menjabat maupun secara pribadi.

“Masih banyak cita-cita dan harapan warga yang mungkin masih belum bisa diwujudkan selama periode kepemimpinan saya. Juga untuk semua kesalahan pribadi saya, saya mohon agar dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” tutur Anas.

Peringatan Harjaba tersebut ditutup dengan doa yang dibacakan secara bergantian oleh para kiai dan ulama Banyuwangi dengan penuh khidmat.

Peringatan Hari Jadi Banyuwangi kali ini dilakukan dengan sejumlah kegiatan. Diantaranya semaan dan khotmil Qur’an yang diikuti peserta  di setiap kantor instansi daerah. Mulai level Kabupaten, Kecamatan hingga Desa dan Kelurahan.

Upacara Peringatan Harjaba juga dilakukan secara virtual dari Pendopo Kabupaten yang diikuti unsur OPD di kantor masing-masing serta perwakilan warga dari kantor kecamatan. (BUT)

Loading...

Baca Juga