oleh

Mobil Esemka Bima dan Furuida K21 Made In China

SUARAMERDEKA.ID – Presiden Joko Widodo pada Jumat, 6 September 2019 meresmikan pabrik serta sarana dan prasarana produksi produsen mobil Esemka, PT Solo Manufaktur Kreasi di Kabupaten Boyolali. Berdirinya pabrik diklaim sebagai upaya awal bagi merek Indonesia untuk meningkat ke level manufaktur dan membangun industri otomotif lokal.

“Mobil Esemka ini adalah brand dan principal-nya Indonesia. Ini adalah merek kita sendiri yang sudah dirintis kurang lebih sepuluh tahun yang lalu oleh para teknisi dan oleh anak-anak SMK,” ujarnya.

Dikutip dari berbagai sumber, sejarah mobil Esemka diawali sekitar tahun 2007. Saat sebuah SMK di Jawa Tengah bermitra dengan AIK (Autocar Industri Komponen) memproduksi komponen engine mobil 1500 cc. Proyek tersebut berlanjut hingga pada tahun 2009 dimana SMK bermitra dengan PT Nasional Motor membuat body double cabin dan bersama PT Mageda membuat body SUV.

Tahun 2010, SMK bermitra dengan Foday, Jinbei, dan UKM di Indonesia untuk mengembangkan mobil SUV dan minitruck uji produk di pameran Indonesia International Manufacturing (IIM 2010). PT Solo Manufaktur Kreasi menjadi pemegang merk Esemka lebih berkonsentrasi pada mobil untuk niaga seperti mobil pickup.

Baca Juga :  Gepak Siapkan Posko Transit Massa Aksi Tolak RUU dari Luar Daerah
Mobil Esemka Bima dan Furuida K21 Made In China

Tandatangan Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik serta sarana dan prasarana produksi produsen mobil Esemka, PT Solo Manufaktur Kreasi, Jumat (6/9/2019)

Tahun 2012, mobil Esemka sempat gagal uji emisi, meskipun begitu, setelah dilakukan beberapa perbaikan, Agustus 2012 mobil ini berhasil lulus uji emisi.

Presiden mengatakan, peresmian pabrik yang dilakukan olehnya tersebut merupakan bentuk dukungannya secara pribadi terhadap pengembangan industri otomotif nasional. Presiden Jokowi pada kesempatan itu mencoba jenis mobil pickup bernama Esemka Bima. Kendaraan tersebut bermesin 1.243cc 4 silinder DOHC bertenaga 72 kW dengan torsi 119 Nm. Harga dipatok 95 juta off the boulevard.

“Tadi tanya ke manajemen harganya berapa, pak? Rp95 juta off-the-boulevard, ya murah. Feeling saya laku keras. Kualitasnya cukup baik. Kalau ada kurang-kurang sedikit, maklum karena  produksi pertama. Tapi secara umum, sudah sangat bagus untuk sebuah produksi pertama, baik dari sisi desain, nyetirnya juga enak,” kata Jokowi.

Menurut Presiden Direktur Esemka Eddy Wirajaya, varian mobil Esemka akan dibanderol dengan harga di bawah 150 juta.

Baca Juga :  Jokowi, Konglomerat Taipan dan Negara Terindikasi Lakukan Pembunuhan Massal Lewat Pemilu 2019

“Pastinya sebagai pendatan baru kita harus memberikan perbedaan yang signifikan agar orang bisa melirik produk kita. Angka pastinya tunggu tanggal main saja, tapi yang jelas akan di bawah Rp 150 juta,” ucap Eddy seperti dikutip dari tribunwow.com, Sabtu (7/9/2019).

Mobil Esemka Bima dan Furuida K21 Made In China
Furuida K21 produk perusahaan otomotif Change China

Melihat foto mobil pickup yang dinaiki oleh Presiden Jokowi, sepintas mirip dengan Changan Smartly Truck dari China. Dikutip dari otoniaga.com pada 2 Juni 2016, pabrik otomotif China, Change, membuat dua varian sekaligus yakni single kabin yang dinamai Furuida K21 dan double cabin Furuida K22. Laman Car News China menyebut mobil pickup jenis ini dibanderol mulai 36.900 – 40.900 yuan atau sekitar Rp 76,3 – 84,6 juta. Change membekali keduanya dengan mesin bensin 1,2 liter empat silinder yang bertenaga 88 hp dengan torsi 112 Nm. (RNS/OSY)

Loading...

Baca Juga