oleh

Kemenlu Tingkatkan Kerjasama Jelang 65 Tahun Indonesia-Hongaria

SUARAMERDEKA.ID – Hubungan diplomatik Indonesia-Hongaria sudah berjalan sejak 1955 dan memiliki kerja sama menonjol di bidang pengelolaan air, pendidikan dan inbound serta outbound investment.

Hubungan Indonesia-Hongaria ini akan ditingkatkan dalam aspek Perdagangan, Investasi dan Pendidikan. Hal ini diperkuat dengan kedatangan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L.P. Marsudi kunjungan kerja ke Budapest, Hongaria pada (17/9/2019) sebagai lanjutan lawatannya di Eropa Timur.

Kedatangan Retno disambut Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria, Péter Szijjártó. Keduanya membahas upaya konkret untuk meningkatkan volume perdagangan dan investasi. Serta kerja sama ekonomi digital dan pengadaan air bersih di Indonesia.

“Kedua Menteri sepakat mendorong ditingkatkannya intensitas bisnis kedua negara. Dan dipercepatnya penyelesaian perundingan Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA),” kata Retno dalam keterangannya, Rabu (18/9/2019).

Baca Juga :  Museum Seni Rupa dan Keramik Gelar Pameran Lukisan Bertema Kopi

Sebagai tindak lanjut, kedua Menteri juga menugaskan para Dirjen masing-masing untuk melaksanakan Sidang Komisi Bersama bidang Ekonomi RI dan Hongaria di Budapest bulan Desember mendatang.

Di samping mengundang untuk berinvestasi di Indonesia, Retno juga mendorong partisipasi para pengusaha pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2019, sekaligus hadir pada forum bisnis antara Indonesia dan Visegrad di Jakarta pada bulan Oktober 2019.

Di bidang pendidikan, Hongaria akan meningkatkan jumlah penerima beasiswa Indonesia dari 50 menjadi 100 pelajar. Tercatat 127 orang mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Hongaria di program S2 dan S3. Semua tersebar di bidang sains, sosial, ekonomi, dan lainnya.

Selain itu, kedua Menteri juga membahas kerja sama Pendidikan dan sosial budaya sebagai sektor prioritas unggulan lainnya. Masih terkait pendidikan, Retno dan Szijjártó telah menandatangani MoU dalam bidang pendidikan vokasi dan pelatihan.

Baca Juga :  Sumatera Barat Datangi KPU, Carter 5 Pesawat dan 50 Bus

“Implementasi dari MoU ini diharapkan dapat memberikan kontribusi mendukung implementasi kurikulum SMK di Indonesia di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Artificial Intelligence (AI). Hal ini berkontribusi kepada pembentukan SDM Indonesia yang unggul,” pungkasnya. (RYO)

Loading...

Baca Juga