oleh

GPI Minta Tito Karnavian Tertibkan Pejabat Kemendagri Keluyuran Saat Jam Kerja

SUARAMERDEKA.ID – Gerakan Pemuda Islam (GPI) meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menertibkan sejumlah pejabat Kemendagri. Sejumlah pejabat penting di Kemendagri diduga pergi entah kemana pada jam kerja.

Hal tersebut dituturkan Ketua PW GPI Jakarta Raya Rahmat Himran saat Brigade GPI dan Aliansi Peduli Ciamis akan melaporkan dugaan rotasi dan promosi jabatan secara sewenang-wenang yang dilakukan oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Jumat (17/1/2020). Ia menegaskan, berdasarkan ketentuan, jam kerja ASN Kemendagri mulai 08.00 hingga 16.00 WIB.

Namun Rahmat Himran mengaku kecewa dengan kinerja ASN Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin oleh Tito Karnavian. Massa aksi melihat kinerja pegawai kemendagri yang juga menurutnya terkesan semaunya sendiri, tidak melayani dan tidak profesional.

Baca Juga :  FPI Sebut Kebijakan Anies Ramah Maksiat, GPI Sebut Pro Maksiat
“Tapi apa yang terjadi. Disaat jam kerja masih berlangsung, yang mana kita datang jam 15.35, tapi tidak ada satupun pejabat Kemendagri yang berwenang dan bisa menangani persoalan ini. Yang ada hanyalah staf-staf dan cuma bisa menerima kita secara simbolis saja. Ini sangat mengecewakan dan memalukan,” tegas Himran.

Ia memandang insiden tidak adanya satu pun pejabat strategis adalah contoh buruk bagaimana tidak disiplinnya kinerja Kemendagri. Hal ini dipastikan akan berakibat buruk pada pelayanan kepada masyarakat.

“Seharusnya Menteri maupun Dirjen dan eselon lainnya jika tidak ada tugas kantor tetap ada di tempat. Jangan jam kerja malah keluyuran kemana-mana tidak tahu ada urusan apa diluar. Yang tentunya meninggalkan kewajiban mereka sebagai aparatur yang harus melayani rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Brigade GPI Akan Berjihad Untuk Tanah Rakyat Yang Diambil Anak Perusahaan Luhut Binsar Panjaitan

Himran meminta Tito karnavian untuk menertibkan bawahannya agar disiplin dan mengikuti aturan kerja dengan baik dan benar.

“Kepada Mendagri Tito Karnavian, agar mengevaluasi kinerja bawahannya. Janganlah kalau jam segini, sudah pulang atau tidur enak-enakan di rumah. Jangan sampai rakyat tidak diurusi,” tegasnya.

Himran mengingatkan bahwa Kemendagri adalah ujung tombak dari seluruh ASN yang ada di Indonesia. Artinya, kinerja pejabat Kemendagri mencerminkan kinerja seluruh ASN yang melayani kepentingan rakyat.

“Kalau Kemendagri sebagai patokan kinerja ASN bekerjanya seperti ini, apa bisa yang diharapkan rakyat?” tutupnya. (OSY)

Loading...

Baca Juga