oleh

Doa Rasul, Neno dan Pilpres, Sebuah Opini Sri Bintang Pamungkas

Doa Rasul, Neno dan Pilpres. Oleh: Sri Bintang Pamungkas, Aktivis

Doa Rasul itu luar biasa. Dan hanya Rasul yang berhak berdoa seperti itu, melihat situasinya.

Hanya Rasul Muhammad yang bisa dan boleh berdoa seperti itu, dalam kondisi seorang Rasul yang “terpepet” oleh keadaan.

Kita semua bisa membayangkan, kalau Rasul dikalahkan dalam Perang itu. Dia terhalang dan tidak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan Allah kepadanya dengan baik. Itulah sebabnya Rasul berdoa. Dia tidak ingin menyesal dengan tugas berat, seberat Jagad Raya ini kalau sampai tak terlaksana. Allahu Akbar!

Neno, dan siapa pun, tidak boleh menggunakan doa itu. Apalagi konteksnya murahan seperti Pilpres, sehingga menjadi sembarangan. Jangan sampai orang menganggap doa Rasul itu bisa digunakan dengan sembarangan pula.

Pilpres ini barang murahan, kedua Capres juga murahan. Kalau ini urusan mati-hidupnya rakyat, bangsa dan negara, jangan bikin Pilpres macam begini. Terus terang ini Pilpres Gombal! Negara tetap rusak, siapa pun yang menang.

Semoga Pilpres gagal dan batal!

Loading...

Baca Juga