oleh

“Woow Keren Abis” Gandrung Banyuwangi dan Gandrung Lombok Berkolaborasi

SUARAMERDEKA.ID – Pemkab Banyuwangi menerima kunjungan study tiru muhibah seni budaya dari Kota Mataram. Dalam kunjungannya, Kota Mataram membawa sanggar tari untuk perform di aktualisasi seni di Mandar Fish Market Banyuwangi dihadiri Kadisbudpar Banyuwangi, Ketua DKB Banyuwangi dan tim Dispar Kota Mataram, Selasa (23/11/2021).

Suasana Mandar Fish Market terasa menjadi lebih berwarna dengan kehadiran tim sanggar seni dari Kota Mataram yang menampilkan beberapa tarian seperti Tari Kembang Setanggi, Jagelan dan salah satu nama tariannya sama dengan Banyuwangi yakni tari Gandrung.

Sekilas Tari Gandrung Banyuwangi tidak lepas dari Kerajaan Blambangan beberapa abad silam. Kata ‘gandrung’ sendiri konon digunakan sebagai perwujudan rasa kagum dan terpesonanya masyarakat Blambangan yang agraris kepada Dewi Sri, yakni Dewi Padi pembawa kesejahteraan masyarakat. Bahkan tarian ini awalnya memang diadakan sebagai perwujudan rasa syukur pasca dilakukannya panen.

Baca Juga :  Komnas HAM RI Diskusi Pelanggaran HAM Bersama LP3BH Manokwari

Sementara Tari Gandrung Lombok merupakan tarian rakyat dari Suku Sasak di Pulau Lombok. Tari Gandrung Lombok dilakukan penari wanita dan ada sesi pengibing, dimana penari Gandrung memberikan kipas kepada penonton untuk menari bareng. Dikutip dari buku Pesona Pulau Lombok (2019) karya Hetti Murdiasih, Gandrung Lombok merupakan tarian yang sudah lama berkembang dan dikenal masyarakat Suku Sasak di Pulau Lombok dan sudah dikenal sejak zaman Raja Airlangga di Jawa Timur.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Mataram, Ir. Umara Sri Rahmawati mengagumi atas kebijakan kepariwisataan dan penyelenggaraan Event Festival di Kabupaten Banyuwangi

“Saya berharap kedepan ada kerjasama yang lebih intens dalam penyelenggaraan event antara Kota Mataram dan Banyuwangi.” papar Umara.

Baca Juga :  Roadshow Imam Muda Bersama Syekh Basith di Yogyakarta

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY. Bramuda turut bangga dengan kehadiran Dispar Mataram ke Banyuwangi.

“Sebuah kehormatan bagi Banyuwangi atas kunjungan (muhibah seni) dari Kota Mataram ke Banyuwangi. Berharap kegiatan ini bisa saling sharing untuk pengembangan pariwisata di kedua daerah.” kata Bram sapaan akrab Kadis Kebudayaan Pariwisata Banyuwangi.

Suasana Mandar Fish Market semakin menarik dan hidup dengan adanya kuis dan doorprize berupa kaos, topi dan tumbler yang berisi tentang promosi pariwisata Banyuwangi.

“Woow Keren abis tari Gandrung Banyuwangi dan Gandrung Lombok berkolaborasi, semoga kedua Gandrung ini bs saling sharing untuk pengembangan pariwisata di dua Kabupaten.” pungkas Bram.(BUT).

Loading...

Baca Juga