oleh

Yuda Yuli Dua ASN Banyuwangi mendapat Predikat Istimewa Pelaksanaan Pim IV BPSDM Jatim

SUARAMERDEKA.ID – Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa menutup pelaksanaan (PKP) Pelatihan Kompetensi Pengawas, dahulu dikenal Diklat PIM IV di BPSDM Propinsi Jawa Timur.

Sambutan penutupan PKP, Gubernur Jawa Timur, Kofofah, mengatan penutupan pelaksanaan diklat yang menerapkan blended sistem tersebut bukan hanya diikuti peserta dari provinsi Jawa Timur Saja melainkan juga Luar Jawa. Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah dan beberapa daerah lainnya juga mengirimkan pesertanya.

“Adapun peserta dari Kabupaten Banyuwangi diikuti oleh 10 orang ASN yang telah menyelesaikan pelaksanaan pelatihan dengan gemilang. Hal itu terbukti dua orang ASN Kabupaten Banyuwangi mendapatkan predikat Istimewa.

Dua ASN gemilang itu dari Banyuwangi, diantaranya, Yuda Teguh Siswanto, S.STP, M.M, kini mengemban jabatan Lurah Penganjuran mendapat predikat Istimewa Peringkat I dengan mengangkat perubahan berjudul ” Pembentukan Destinasi Wisata Edukasi Berbasis Masyarakat Pinggiran Sungai Sumber Seng Kelurahan Penganjuran. Peringkat dua, Yuli Prianto, SS, mengangkat judul Implementasi Satu Data Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.” kata Kofifah. Kamis (19/2023).

Baca Juga :  Soal Pengusiran Advokat Magang di Banyuwangi, Propam Bergerak Cepat

Plt. Kepala badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli , Jumat 15/9/2023) mengatakan kalau Penghargaan diserahkan langsung oleh gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawangsa.

“Penghargaan ini semakin mempertegas posisi Banyuwangi sebagai kabupaten terinovatif di Indonesia. Selamat, Tetap pertahankan semangat berkinerja dan berinovasi kata Ilzam Nuzuli Plt. Ka BKPP Kabupaten Banyuwangi.” Ilzam singkat.(BUT).

Loading...