oleh

Kecelakaan Tunggal di Tol Cipularang, Hino Pastikan Sistem Rem dan Kemudi Normal

SUARAMERDEKA.ID – Senior Executive Officer Technical & Service PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Irwan Supriyono menegaskan sistem rem dan kemudi truk Hino yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol Cipularang arah Jakarta Km 91 pada Senin 2 September 2019 lalu, semua berjalan dengan normal.

Irwan menjelaskan, kejadian bermula saat dump truk dengan nomor polisi B 9763 UIT (truk 1) mengalami kecelakaan tunggal. Truk tersebut terguling di jalan tol Cipularang arah Jakarta Km 91. Tertutupnya ruas jalan mengakibatkan antrian kendaraan dibelakangnya. Kemudian dari arah belakang dump truk dengan nomor polisi B 9410 UIU (truk 2) menabrak antrian kendaraan tersebut yang berakibat fatal.

“Tim kami telah melakukan pengecekan terhadap dua unit tersebut di Tempat Kejadian Perkara (TKP-red). Temuan di lapangan menunjukkan bahwa semua sistem rem dan kemudi pada kedua truk tersebut dalam keadaan standar dan berfungsi normal (tidak blong-red),” kata Irwan, Rabu (11/8/2019) di Jakarta.

Baca Juga :  Lancarkan Arus Mudik 2019, Hino Posko Mudik Buka 12 Titik Layanan

Ia menghimbau kepada pengemudi untuk mengoperasikan kendaraan sesuai dengan ketentuan dan kondisi jalan. Menurutnya, jika kendaraan dengan muatan penuh dikendarai dengan kecepatan tinggi, pasti akan sangat sulit untuk dikendalikan. Kondisi ini akan lebih sulit jika berada di jalan menurun.

“Hal ini disebabkan oleh gaya gravitasi mengakibatkan momentum kendaraan yang semakin besar. Sehingga pengereman menjadi berat dilakukan apalagi jika hanya mengandalkan  rem kaki (pedal brake-red),” tambah Irwan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Irwan memberikan tips yang sebaiknya dilakukan pengemudi truk saat melewati jalan menurun.

“Sopir harus memastikan bahwa kendaraan telah mengunakan gigi rendah (di bawah gigi 4-red). Kemudian gunakan engine brake dengan cara melepas pedal gas. Selanjutnya aktifkan rem gas buang (exhaust brake-red). Dan gunakan pedal brake untuk menjaga putaran mesin dan kecepatan kendaraan,” jelasnya. (OSY)

Loading...

Baca Juga