oleh

Ketua Umum PP GPI Ajak Semua Kader Bangun Format Baru Dalam Satu Komando

SUARAMERDEKA.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan pemuda Islam (GPI) Terpilih Diko Nugraha menyerukan seluruh kader untuk kembali bersatu dalam satu komando. Dibawah kepemimpinannya, ia mencanangkan format baru agar seluruh program GPI baik jangka pendek maupun panjang dapat terlaksana dengan baik.

PP GPI menggelar tasyukuran atas terselenggaranya Muktamar Luar Biasa (MLB) yang digelar di Grand Cempaka Resort & Convention kawasan Puncak kabupaten Bogor Jawa Barat pada 2-4 Oktober 2020 lalu. Tasyakuran ini dilaksanakan di markas GPI Menteng 58 Jakarta Pusat. Hadir dalam tasyakuran, Direktur LBH GPI Khoirul Amin, dewan Syuro, alumni GPI, jajaran Pimpinan Wilayah (PW) dan kader GPI lainnya.

Dalam tasyukuran tersebut, Ketua Umum PP GPI Diko Nugraha mengucapkan terimakasih kepada para undangan dan muktamirin yang telah memenuhi undangan MLB GPI. Ia menyebut, acara tersebut dihadiri 21 PW dan sekitar 200 Pimpinan Daerah (PD) se-Indonesia.

“Saya ucapkan terimakasih kepada para undangan dan para muktamirin yang telah hadir dalam muktamar luar biasa GPI. Alhamdulillah MLB GPI tersebut berjalan dengan baik dan sesuai rencana. MLB melahirkan keputusan-keputusan organisasi yang diamini oleh seluruh muktamirin. Nelahirkan keputusan yang baru dan formatur yang baru. Baru kali ini kami melaksanakan tasykuran, karena terkedala oleh aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law,” ujar Diko di sela tasyakuran, Jumat (23/10/2020).

Ketua Umum PP GPI ini menjelaskan, tasyukuran bermaksud agar seluruh anggota dan para pengurus GPI di seluruh Indonesia dapat memperkuat tali ukhuwah seluruh unsur GPI yang ada. Diharapkan pula semua unsur dapar guyub kembali dan bersatu dalam satu barisan.

“Mari seluruh anggota GPI. Kita merapatkan barisan, kita bangun format baru dalam satu komando,” kata Diko.

Ke depan, lanjutnya, seluruh hasil MLB akan dituangkan dalam suatu program kerja. Adapun realisasi program akan dimulai usai pelantikan kepengurusan PP GPI periode 2020-2023 yang rencananya diadakan pada pertengahan Desember 2020. Kepengurusan baru ini nantinya akan menyusun program jangka pendek maupun jangka panjang.

“Memang ada perubahan sangat mendasar. Biasanya SK (Surat Keputusan-red) PD kabupaten atau kota itu dilakukan oleh pengurus provinsi (PW-red). Hari ini, seluruh SK PD terpusat di Pimpinan Pusat. Jadi untuk penyelarasan data dan penyesuaian penerbitan SK semua terpusan di Pimpinan Pusat. Adapun wilayah, menjadi badan koordinasi untuk legalisasi SK itu. Kepanjangan tangan dari PP. Jadi SK diterbitkan langsung oleh PP,” tutup Diko. (ANW)

Loading...

Baca Juga