oleh

Pasar Takjil Ramadhan Sebagai Media Merajut Harmoni Dalam Kesejahteraan Masyarakat

SUARAMERDEKA.ID – Memasuki Puasa hari ke 5 bulan Ramadhan antusias penjual takjil dan pembeli masih tinggi pengunjung di wilayah Kecamatan Rogojampi yang digelar di depan Masjid Baiturrahman, Kecamatan Rogojampi. Basar takjil ini merupakan salah satu lokasi, dari total 5 pasar takjil yang digelar di Kecamatan Rogojampi.

Camat Rogojampi, Hartono mengatakan diwilayahnya terdapat lima titik pasar takjil yang digelar di Rogojampi. Kami dan penjual serta pembeli dan pengunjung masih antusias mendatangi pasal takjil Ramadhan 1444 H yang bekerjasama dengan Kapolsek dan kepala desa untuk memfasilitasi pasar takjil ini agar dilaksanakan secara tertib dan aman.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih segenap pedagang takjil dan pembeli yang ada di lima tempat.” kata Camat Rogojampi, Hartono.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Saksikan Penandatanganan MoU antara UNPERBA dengan Yeungnam University

Bupati Ipuk menambahkan, pasar takjil Ramadan ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Sekaligus media merajut harmoni dalam masyrakat.

“Di pasar takjil masyarakat yang membutuhkan makanan dapat bertemu dengan para pedagang. Sehingga antara supply dan demand bisa terjaga. Harapannya lewat kegiatan ini inflasi selama Ramadhan bisa terus terjaga.” harap Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Ipuk menyempatkan menyapa secara virtual para pedagang pasar takjil di lokasi lain.

Ipuk berpesan agar para camat, kepala desa, dan lurah memastikan pelaksanaan pasar takjil di wilayahnya berjalan tertib.

“Atur dengan baik. Pastikan makanannya bersih dan sehat. Juga kontrol ketertiban dan kebersihannya. Jangan sampai acaranya lancar, tapi menimbulkan sampah dimana-mana.” harap Ipuk lagi.

Baca Juga :  DPRD Sintang Gelar Sidang Rapat Paripurna Penetapan Bupati-Wabup Terpilih

Selain itu, Bupati Ipuk juga meminta agar dinas terkait memanfaatkan momentum pasar takjil ini untuk jemput bola pelayanan publik.

“Dispenduk capil bisa berkoordinasi dengan para koordinator wilayah, untuk keliling melayani adminduk ke titik-titik pasar takjil. Jadi tidak hanya menyajikan kuliner, pasar takjil juga menjadi pusat layanan warga.” urai Ipuk.

Dalam momen tersebut, Ipuk juga menekankan kepada seluruh pedagang agar selalu menjaga kualitas dan higienitas produknya.

“Kualitas bahan, pengolahan hingga penyajian harus diperhatikan. Pastikan kuliner yang dijual aman dan sehat.
Untuk memastiklan hal tersebut, Laboratorium Kesehatan Daerah dan tim puskesmas di wilayah terdekat akan turun memeriksa keamanan pangan di berbagai lokasi pasar takjil.” pungkas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (BUT)

Loading...