oleh

Relawan Jokowi: Presiden Seolah Ngajak Perang Rakyat

SUARAMERDEKA.ID – Relawan Jokowi kelompok Barisan Rakyat Nusantara (Baranusa) menyatakan sikap pemerintah terkait kedatangan hingga penurunan baliho Habib Rizieq Shihab seolah Presiden ngajak perang rakyat. Padahal, sangat mudah bagi pemerintah bila ingin meredam kegaduhan yang terjadi saat ini.

Menurut Ketua Umum Baranusa Adi kurniawan, pemerintah cukup mengajak kelompok-kelompok tersebut berdialog dan berdiskusi. Seharusnya pemerintah mengajak seluruh komponen bangsa untuk bekerjasama dalam membangun bangsa dan negara.

“Gampang saja kok sebenarnya meredam kegaduhan ini. Panggil saja semua kelompok tersebut, ajak mereka berdiskusi soal arah masa depan negeri ini secara bersama-sama. Gak perlu seolah ngajak perang. Mending perangnya sama penjajah atau negara lain. Lah ini sama rakyatnya sendiri. Malu kita,” kata Adi di Jakarta, Minggu (22/11/2020) malam.

Pimpinan Relawan Jokowi ini mengingatkan, dampak resesi ekonomi yang dirasakan rakyat saat ini sangat berat. Baik PHK massal, jumlah kemiskinan yang terus naik, ancaman kesehatan hingga ketidakpastian sangat memukul beban hidup rakyat. Seharusnya, menurut Adi, pemerintah fokus pada hal tersebut ketimbang membuat kegaduhan.

“Apalagi anggaran penanganan covid-19 sudah digelontorkan begitu besar, namun hasil tak jelas. Hidup rakyat makin susah, ini kok malah gaduh hal yang lain. Dimana tanggungjawab pemerintah?,” tegasnya.

Adi juga mendesak Jokowi sebagai Kepala Negara untuk bersikap menjadi pemimpin bagi seluruh komponen bangsa dan masyarakat. Ia juga meminta kepada Jokowi tidak seolah membiarkan kegaduhan-kegaduhan tersebut terus berulang. Hal ini, jelas Relawan Jokowi ini, saat ini kondisi negara dan rakyat yang sedang mengalami kesulitan.

Menurutnya, Jokowi lebih baik fokus memimpin para menterinya bekerja dalam membawa Indonesia keluar dari resesi ekonomi dan pandemi covid-19.

“Saya mendesak presiden Jokowi bersikap sebagai pemimpin seluruh rakyat dan bangsa. Jokowi harus fokus pada penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Ajak dan libatkan seluruh komponen bangsa ini bergerak bersama-sama. Bukan malah diajak perang,” tutupnya. (OSY)

Loading...

Baca Juga