oleh

Sidang Pembacaan Putusan 23 Tahanan Makar di Fak Fak

SUARAMERDEKA.ID – Berkenaan telah dibacakannya putusan terhadap 23 tahanan dengan dakwaan Makar 1 Desember 2019 di Pengadilan Negeri Fak Fak, Kamis (22/10/2020) Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy beri Apresiasi pada Tim Koalisi Advokat untuk kemanusiaan Fak Fak. Dan terlebih khusus Apresiasi ini disampaikan kepada Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Fak Fak Thobias Benggian SH dan Wakil Ketua Tri Margono SH.

LP3BH Manokwari melalui mitra Advokat Paul Sirwitubun di Kabupaten Fak Fak menyampaikan bahwa 11 orang terdakwa yang persidangannya dipimpin oleh hakim ketua Thobias Benggian SH menerima vonis rata-rata 1 tahun pidana penjara.

“Adapun 10 klien yang divonis 1 tahun adalah Herems M Lumatalale, Efernandus Billy Wahab, Herman Bahba alias Ipon, Leonardus Tiktikweria alias Ronald Tiktikweria, Yesnel Bahba, Rizal Heremba alias Karel Heremba, Bernadus Herietrenggi, SIP, Alfons Hegemur dan Etis Bahba. Sedangkan seorang terdakwa lainnya adalah Nelson Hegemur divonis selama 1 tahun 6 bulan pidana penjara. Kemudian dari pada itu, terdakwa Elias Herietrenggi yang dipidana penjara selama 2 (dua) tahun,” tandas Paul Sirwitubun.

Baca Juga :  JPU 23 Terpidana Makar Fak Fak Lakukan Banding Atas Putusan Hakim

Sementara itu, 12 terdakwa lain yang Majelis Hakimnya dipimpin oleh hakim Tri Margono yang juga Wakil Ketua Pengadilan Negeri Fak Fak, justru memberi putusan bervariasi bagi para klien kami yaitu Terdakwa Petrus Temongmere, Korneles Tiktikweria, Enggel Tiktikweria, Abdon Tiktikweria (Kepala Kampung Pik pik), Eli Tiktikweria alias Elias Tiktikweria, Erik Tiktikweria, Hendrik Herietrenggi, dan Yance Hegemur alias bapa Helda, S.Pd. mereka ini divonis pidana selama 1 (satu) tahun penjara. Sedangkan terdakwa Soleman Herietrenggi divonis pidana penjara selama 1 (satu) tahun 3 bulan. Kemudian 3 (tiga) terdakwa lainnya yaitu Herry Patiran, Set Alfian Patiran dan Kaleb Hegemur, masing-masing divonis pidana penjara selama 11 bulan.

“Dari ke-22 klien didakwa dengan dakwaan berlapis yaitu dakwaan Makar berdasarkan pasal 106 dan pasal 110 KUH Pidana serta UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dan pasal 351 ayat (1) KUH Pidana,” kata Paul Sirwitubun.

Baca Juga :  Makar Terhadap Republik Proklamasi 1945: (2) Ulah Partai-Partai Politik

Ketua tim penasihat hukum Paul Sirwitubun SH mengatakan bahwa kami diberi waktu 7 (tujuh) hari untuk pikir-pikir dan akan menyatakan sikap apakah menerima putusan hakim ataukah akan melakukan upaya hukum. Paul Sirwitubun SH menambahkan, semua akan dikonsultasikan dengan para kliennya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Fak Fak dalam Minggu depan. (OSB)

Loading...

Baca Juga