oleh

Masjid Raya JIC Gelar Shalat Idul Adha Dengan Protokol Covid-19

SUARAMERDEKA.ID – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih tinggi, Masjid Raya Jakarta Islamic Centre tetap akan melaksanakan Shalat Idul Adha pada tahun 2020 ini. Shalat Idul Adha akan dimulai pukul 07:00 wib pagi dipimpin oleh Imam tetap Masjid Raya JIC yakni KH Muhtadi Azis Alhafizh. Bertindak sebagai khatib KH. Ahmad Lutfi Fathullah, yang merupakan Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan tema khutbah “Membangun Optimistisme di tengah Pandemi”.

“Masjid Raya Jakarta Islamic Centre telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat demi mencegah penyebaran virus Covid-19,” kata Aep Saifullah Fudhail sebagai ketua panitia pelaksanaan Idul Adha 1441 Masjid Raya Jakarta Islamic Centre ketika ditemui di kantornya. Rabu (29/7/2020).

Baca Juga :  Kelompok Anarko Rencanakan Penjarahan di Jawa dan Kalimantan Pada 18 April

Ia menambahkan, panitia telah mengatur jarak shaf shalat antar jamaah dan memberi tanda khusus yang akan ditempati jamaah shalat Ied. Diperkirakan jamaah yang akan hadir sekitar 10.000 orang. Jumlah ini separuh dari jumlah kapasitas maksimal Masjid (20.680 jamaah).

“Kami mengajak kaum muslimin Jakarta, lebih khusus dari Jakarta Utara untuk bisa bersama-sama menunaikan shalat Idul Adha di Masjid Raya JIC. Namun hendaknya tetap patuhi protokol kesehatan. Dengan selalu pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan, dan membawa sajadah sendiri dari rumah” ajak Aep.

Sementara itu Kepala Sekretariat JIC Ahmad Juhandi menuturkan, secara teknis pihaknya sudah berkoordinasi teknis dengan beberapa instansi terkait. Koordinasi ini dilakukan dalam rangka persiapan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Pramuka LDII Jakarta Utara Adakan Pesta Besar Siaga di JIC

“Kita ingin ibadah di Masjid Raya JIC ini terlaksana dengan tertib, khusyu’ dan sehat tentunya. Untuk itu panitia telah menyiapkan tempat cuci tangan dan wudhu di samping tempat wudhu yang sudah tersedia. Handsanitaiser di beberapa titik gedung Masjid. Dan disediakan dua titik ruang isolasi apabila terdapat jamaah yg saat diukur suhu badannya di atas 37.5 C.” tandasnya. (AMN)

Loading...

Baca Juga