oleh

Bupati A3 Gelontorkan 89 M Dana Hibah Pilbup Banyuwangi 2020

SUARAMERDEKA.ID – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (A3) menggelontorkan dana hibah senilai 89,7 milyar untuk perhelatan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020. Dengan rincian 73,6 miliar untuk KPU dan 16,1 miliar untuk Bawaslu.

Jumlah dana hibah tersebut diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi. Realisasi dana tersebut kemudian dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemkab, KPUD, dan Bawaslu. Penandatanganan NPHD dilakukan langsung oleh Bupati Abdullah Azwar Anas (A3), Ketua KPUD Dwi Anggraini Rahman, dan Ketua Bawaslu Banyuwangi Hamim.

“Alhamdulillah bisa tepat waktu, meskipun anggaran kita terbatas karena DBH hampir semua Kabupaten dikurangi. Dan APBD kita tersedot cukup banyak untuk pelaksanaan Pilbup, kurang lebih 110 miliar,” kata Bupati Anas kepada sejumlah media di Aula Rempeg Jogopati Kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (1/10/2019).

Dengan ditandatanganinya NPHD ini, KPU dan Bawaslu diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara professional sehingga tahapan Pilbup bisa berjalan lancar. Anas juga berpesan, proses politik lima tahunan itu tidak boleh merusak agenda pembangunan Banyuwangi. Karena jika terjadi sesuatu hal, maka akan berimbas pada sektor lainnya.

“Jangan sampai karena urusan orang perseorangan, kondisi Banyuwangi terganggu sehingga mengganggu investasi dan kondisi ekonomi daerah,” kata Bupati A3.

Ketua KPUD Banyuwangi Dwi Anggraini mengatakan, anggaran dana hibah Pilbup 2020 ini memang mengalami kenaikan hampir dua kali lipat dibanding anggaran Pilbup 2015. Kenaikan signifikan tersebut salah satunya bersumber dari pengadaan kotak dan bilik suara.

“Pada Pilbup 2020 kita menggunakan kotak dan bilik suara berbahan kardus, sehingga perlu pengadaan. Sedangkan pada Pilbup 2015, tidak ada anggaran untuk pengadaan, karena saat itu kita menggunakan kotak dan bilik suara berbahan aluminium yang telah digunakan pada Pemilu sebelumnya,” bebernya.

Sementara Ketua Bawaslu Hamim mengatakan, Bawaslu sebenarnya mengajukan anggaran untuk Pilbup 2020 sebesar 24 miliar. Setelah dilakukan rasionalisasi, anggaran yang dibutuhkan turun menjadi 21 miliar.

“Namun saat pembahasan terakhir bersama TAPD, disepakati anggaran untuk Bawaslu sebesar 16,1 miliar,” terangnya. (BUT)

Loading...

Baca Juga