oleh

Bupati Wajo Resmikan Pembukaan Pasar Kuliner Atapange

SUARAMERDEKA.ID – Bupati Wajo Amran Mahmud membuka secara simbolis pasar kuliner Atapange yang terletak di jalan poros Doping-Atapange, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Keberadaan pasar kuliner ini dirintis oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Atapange.

Kepala Desa Atapange Baso Hasan Bakri mengungkapkan bahwa didirikannya pasar kuliner Atapange ini sebagai salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pasar kuliner ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian sekaligus menjadi sumber masukan Bumdes Atapange. Pasar kuliner ini memiliki 9 petak dengan dana pembangunan sebesar 250 juta.

“Pasar kuliner ini sebagai salah satu program Bumdes. Untuk memberikan fasilitas yang dapat merespon perputaran roda ekonomi setempat. Selain itu, Bumdes kami juga memberikan layanan jasa peminjaman modal untuk kegiatan usaha,” ungkap Kades Atapange, usai peresmian, Senin (27/1/2020).

Sesaat setelah pengguntingan pita tanda peresmian, Bupati Wajo Amran Mahmud mengungkapkan bahwa pembukaan pasar kuliner ini merupakan salah satu upaya untuk membangun ekonomi.

“Salah satu upaya untuk membangun ekonomi yaitu bagaimana memfasilitasi masyarakat yang merupakan tugas dari pemerintah. Tugas pemerintah terdiri dari penataan pasar, memperbaiki infrastruktur dan mengupayakan berbagai pengelolaan dengan baik,” ungkap Bupati Wajo.

Bupati Wajo berharap, pengelolaan pasar kuliner Atapange ini dijaga keserasiannya, tetap higienis dan dijaga kebersihannya.

“Sejalan dengan program Wajo Mapaccing yang sedang digalakkan sekarang ini. Pemerintah akan berusaha menegakkan Perda-Perda tentang membuang sampah pada tempatnya. Untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarang tempat,” jelas Amran Mahmud.

Hal senada diungkapkan oleh Camat Majauleng Eka Jaya Putra. Iamengapresiasi pasar kuliner yang dirintis bumdes Atapange ini merupakan usaha untuk meningkatkan perekonomian.

“Dengan mensinkronkan semua program-program yang ada, Insya Allah Wajo bisa lebih cepat akselerasinya. Lebih maju dan lebih baik,” tutup Camat Majauleng. (FAR)

Loading...