oleh

Fopansuru Desak Polres Muna Tangkap Pj Kades Guali

SUARAMERDEKA.ID – Masyarakat Muna Barat yang tergabung dalam Forum Pemuda dan Simpatisan Rajiun (Fopansuru), melakukan aksi unjuk rasa meminta Pj Kades Guali La Buke agar dicopot. Aksi ini dilakukan di depan kantor Bupati Kabupaten Muna Barat, kemudian melanjutkan ke Polres Muna.

Dalam orasinya di depan Kantor Bupati Muna Barat, para pendemo mendesak Bupati Muna Barat, agar melakukan pencopotan terhadap Pj Kades Guali La Buke. Ia dianggap dengan semena-mena telah melakukan pemecatan terhadap sekretaris Desa Guali, tanpa sebab dan tanpa alasan.

Aksi yang mendapat pengawalan dari Kepolisian Polsek Sawerigading yang dipimpin langsung Ipda. Gema, besama jajarannya. Massa aksi kemudian melanjutkan  perjalanan ke Polres Muna dengan tujuan melaporkan tindakan yang dilakukan oleh La Buke. Selama perjalanan ke Polres Muna, massa aksi tidak menggunakan pengeras suara.

Usai melapor, Koordinator Aksi La Sadam yang ditemui sejumlah awak media, menuturkan alasan aksi dan pelaporan ini.

“Kami masyarakat Desa Guali Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara. Tidak menerima pemecatan terhadap beberapa perangkat Desa, salah satunya adalah sekretaris Desa Guali Amirudin. Yang dilakukan oleh Pj Kades Guali. Apalagi dengan cara memfitnah,” kata La Sadam, Rabu (2/10/2019).

Menurutnya, melakukan pencopotan terhadap perangkat desa bukanlah hal yang terlarang, tapi harus beralasan dan sesuai dengan mekanisme.

“Jangan menabur fitnah demi keserakahan dan kepentingan golongan. Dan berbicara soal Rastra (Beras Sejahtera-red), kami juga bagian masyarakat yang diamanahkan oleh undang-undang untuk melakukan pengawasan terhadap proses penyaluran uang negara”  tutur kader HMI Cabang Gorontalo ini.

Masih ditempat yang sama, Alimudin sebagai korban, merasa terhina dengan fitnah yang dilakukan oleh Pj Kades Guali, yang telah menudingnya sebagai pelaku yang menggelapkan 11 karung beras di Gudang Desa. Alimudin mengetahui alasan ini berdasarkan pernyataan Kabag Pemerintahan Pemda Muna Barat.

“Oleh sebab itu saya sebagai korban melaporkan hal ini, karena saya seluarga merasa dipermalukan. Dan ini merupakan sebuah pencemaran nama baik saya dan keluarga. Sebab selama saya menjadi Sekdes, saya tidak pernah memegang kunci gudang. Jadi saya meminta kepada pihak kepolisian segerah memanggil, memeriksa dan menahan Pj.Kades Guali,” harap lelaki tua ini.

Ditemui awak media, Kapolsek Sawerigading membenarkan adanya aksi demo yang kedua kalinya di kantor Bupati Muna Barat.

“Terkait pencopotan Sekdes Desa Guali. Namun kami dari kepolisian berharap ini cepat selesai,” jelas Kapolsek Sawerigading. (MAC)

Loading...

Baca Juga