oleh

Kebakaran di Rumpun Bambu Kering di Desa Bajul Mati, Dipicu ODGJ Buang Putung Rokok

SUARAMERDEKA.ID – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), diduga pemicu kebakaran di rumpun bambu di Dusun Krajan, Desa Bajul Mati, kecamatan Wongsorejo. Pasalnya ODGJ membuang puntung rokok sembarangan mengakibatkan terjadinya kebakaran, Rabu (15/4/2026), sehingga membuat warga sekitar panik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat). Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, M.M., mengatakan saksi melihat seorang ODGJ berada di lokasi sebelum kebakaran terjadi.

“Saksi melihat ODGJ merokok di sekitar tumpukan bambu. Tidak lama kemudian muncul api dan langsung membesar.” terang Kadis Damkarmat Edy.

Api cepat membesar karena kondisi bambu yang kering di awal musim kemarau. Lokasi kejadian yang berada dekat dengan rumah warga membuat warga khawatir api merembet.

“Lokasinya dekat permukiman, warga sempat panik karena takut api meluas.” tambahnya.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 10.17 WIB. Tim Damkarmat langsung menuju lokasi yang berjarak sekitar 33 kilometer.

“Kami menerima laporan pukul 10.17 WIB, tim langsung bergerak dan tiba pukul 10.52 WIB.” jelas Edy.

Petugas langsung melakukan pemadaman pada pukul 10.55 WIB dengan menyemprotkan air ke titik api. Pemadaman segera dilakukan agar api tidak merembet. Api berhasil dipadamkan pukul 12.05 WIB.

Setelah itu, petugas melakukan pendinginan hingga pukul 13.02 WIB untuk memastikan tidak ada bara api tersisa.

“Kami lanjutkan pendinginan untuk mencegah penyalaan kembali.” ujarnya.

Objek yang terbakar berupa lahan bambu seluas sekitar 5 x 6 meter. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada korban. Kerugian masih dalam pendataan.” kata Edy.

Damkarmat Banyuwangi mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama saat musim kemarau karena berisiko memicu kebakaran.

“Ini menjadi peringatan bersama. Jangan buang puntung rokok sembarangan.” tegas Edy memungkasinya.(BUT).

Loading...