oleh

LP3BH Manokwari Apresiasi Kinerja Kajati Papua Barat

SUARAMERDEKA.ID – Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy mengapresiasi kinerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat. Tiga kasus dugaan tindak pidana korupsi di papua Barat saat ini sudah masuk ke tahap penyidikan dan penuntutan.

Yan Warinussy menuturkan, apresiasi ini diberikan kepada Kajati papua Barat melalui Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Syafiruddin. Menurutnya, tindakan tersebut sesuai amanat UU RI No.8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) mengenai kewenangan kejaksaan dalam proses hukum.

“Ketiga kasus dimaksud adalah dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan septic tank individual di Kabupaten Raja Ampat tahun anggaran 2017. Dengan kerugian negara 4,112 miliar rupiah. Penetapan tersangka dalam kasus ini menurut saya akan mengobati rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat di Kabupaten Raja Ampat,” kata Warinussy di Manokwari, Senin (16/11/2020).

Lanjutnya, yang kedua adalah kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Perumahan Provinsi Papua Barat dengan kerugian negara 1,8 miliar. Sedangkan yang terakhir, dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Bantuan Hibah Pemerintah Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2015, 2016, dan 2017. Adapun dugaan kerugian negara mencapai 68 miliar dari total anggaran sejumlah 598 miliar pada APBD tahun 2015, 2016 dan 2017.

“Saya kira peningkatan status pemeriksaan ketiga kasus tersebut ke tahap penyidikan akan sangat dinantikan oleh para pencari keadilan di Provinsi Papua Barat secara khusus, sekaligus akan menjadi faktor pendorong bagi Kajati Papua Barat untuk terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi di Sekretariat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat dan juga Dana Hibah bagi Papua Barat Televisi (PBTV-red),” ucap Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari. (OSB)

Loading...

Baca Juga