oleh

Oknum Guru Pelaku Cukur Paksa Resmi Ditahan Kejaksaan

SUARAMERDEKA.ID – Oknum guru pelaku cukur paksa terhadap puluhan murid SDN 2 Patoman Blimbingsari resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Selasa (24/9/2019).

Oknum guru honorer olahraga berinisial AR yang memerintahkan cukur paksa tersebut, ditahan. Pihak Kejaksaan Negeri Banyuwangi juga menahan tiga pelaku lainya yakni JK, RB, dan RK selaku pengajar ekstrakurikuler pencak silat di SDN 2 Patoman..

Kasi Pidum kejaksaan Negeri Banyuwangi Koko Erwinto Danarko melalui stafnya Ari membenarkan penahanan tersebut. Saat ini, keempat pelaku telah dititipkan ke Lapas Banyuwangi.

“ Ya tinggal nunggu persidangan saja,” terangnya.

Adapun pertimbangan Kejaksaan Negeri Banyuwangi untuk menahan keempat pelaku itu, yakni adanya pasal yang boleh dan tidaknya menahan para pelaku tersebut.

“ Pelaku dikenakan pasal perlindungan anak,” jelasnya lagi

Kasus ini bermula, puluhan siswa SDN 2 Patoman mengalami trauma pasca dicukur paksa oleh oknum gurunya, saat mengikuti kegiatan ekstra kurikeler pencak silat di sekolahanya yang beralamat di Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jumat (8/3/2019) lalu.

Bahkan di kepala salah satu murid korban cukur paksa tersebut, terdapat luka akibat cukur paksa oleh Oknum Guru tersebut. Mengetahui hal tersebut, sontak membuat para wali murid yang anaknya menjadi korban tak terima. Sehingga merekapun melaporkannya peristiwa tersebut kepihak kepolisian.

Meski telah dilakukan mediasi beberapa kali, namun masih belum ada titik temu. Akhirnya, melalui proses yang panjang oknum guru olahraga dan pelatih pencak silat tersebut kini resmi ditahan. (BUT)

Loading...

Baca Juga