oleh

Pipa PGN Bocor, Mulyanto Menduga Akibat Faktor Teknis Pembangunan Jalan Tol

SUARAMERDEKA.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menduga insiden pipa PGN bocor di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020) karena faktor teknis operasional pembangunan jalan tol di lapangan. Insiden tersebut harus menjadi perhatian pihak kontraktor pembangunan infrastruktur untuk selalu berkordinasi dengan pihak terkait sebelum melakukan tindakan.

Demikian disampaikan anggota Komisi yang membidangi masalah Energi, IPTEK dan Lingkungan Hidup, Mulyanto, Kamis (12/3/2020) di Jakarta. Ia menekankan, koordinasi sangat penting untuk menghindari kejadian yang berpotensi merugikan masyarakat.

Menurut Wakil Ketua Fraksi PKS ini, seharusnya insiden pipa PGN bocor tersebut dapat dihindari. Karena setiap proyek infrastruktur biasanya dibuat berdasarkan denah rencana proyek yang memperhitungkan banyak hal. Termasuk soal keberadaan saluran pipa gas milik Perusahaan Gas nasional (PGN), pipa saluran air dan pipa saluran listrik di bawah tanah.

“Besar kemungkinan insiden ini terjadi karena faktor teknis operasional di lapangan. Pihak kontraktor pembangunan jalan tol tidak cermat memperkirakan dampak suatu pekerjaan terhadap keberadaan pipa gas,” ujar Mulyanto.

Ia meminta PGN bergerak cepat mengambil tindakan agar kebocoran pipa gas tidak membahayakan masyarakat. Mulyanto juga meminta PGN aktif berkordinasi dengan kontraktor pembangunan jalan tol dalam hal sosialisasi peta jaringan pipa gas yang ada di sekitar proyek. Agar insiden serupa tidak terulang.

“Sore tadi saya sudah mendapat kabar bahwa PGN sudah bergerak memperbaiki saluran pipa gas yang bocor. Menurut saya respon PGN sudah cukup baik. Namun untuk mencegah peristiwa ini terulang, PGN harus aktif berkordinasi dengan para pihak. Terutama pihak kontraktor pembangunan infrastruktur dimanapun. Terkait masalah keberadaan jaringan pipa gas,” tutup Mulyanto. (OSY)

Loading...

Baca Juga