oleh

Pulsa XL Terpotong Karena Kelalaian Pelanggan?

SUARAMERDEKA.ID – Sejumlah pelanggan provider PT XL Axiata Tbk mengeluhkan pulsa XL terpotong tanpa sepengetahuan mereka. Berdasarkan pengakuan pelanggan, jawaban yang diberikan pihak provider, baik melalui call center maupun costumer servive gerai, kelalaian pelanggan menjadi alasan utama terpotongnya pulsa pelanggan.

Demikian dikatakan Oji, salah satu pelanggan XL saat ditemui suaramerdeka.id, Kamis (19/9/2019) di Cirebon. Ia mengeluhkan pulsa XL miliknya sering terpotong karena dianggap menggunakan data selular dan berlangganan ringbacktone (RBT).

“Kalau yang pulsa XL terpotong karena penggunaan data itu biasanya saat saya tidak berlangganan paket data bulanan. Padahal saya yakin betul data selularnya sudah saya matikan. Kan di rumah saya pakai wifi. Kalau yang berlangganan RBT, saya tidak pernah merasa mengaktifkannya, atau menyetuji penawaran. Sama sekali tidak pernah,” katanya.

Pelanggan XL ini merasa yakin sudah mematikan data selaluar HPnya dan tidak menyetujui semua penawaran RBT. Kehati-hatiannya ini karena kejadian yang dialaminya sekarang ini bukan yang pertama. Oji mengaku sebelumnya ia pernah mendatangi gerai Xplor di CSB Mall LGF kota Cirebon, Jawa Barat. Ia mengeluhkan hal yang sama, masalah penggunaan data dan berlangganan RBT.

Baca Juga :  Hasil SDO PP GPI: Gugat Status GPII Yang Masih Terlarang
“Sekitar Juni apa Juli saya ke XL Cirebon. Waktu itu costumer servicenya bilang kalau pulsa XL terpotong karena kelalaian saya. Tidak sengaja kepencet atau tidak sengaja menyetujui penawaran RBT. Makanya saya yakin persis kalau yang kejadian ini saya tidak lalai. Saya selalu memastikan data selularnya saya matikan kalau sedang tidak punya paket data. Saya juga memastikan bahwa saya tidak pernah salah pencet setuju langganan RBT,” tegasnya.

Lanjutnya, saat itu petugas costumer service menjelaskan, kalau tidak ingin mengalami hal tersebut, solusinya adalah layanan internet dimatikan oleh sistem. Jika pelanggan ingin menggunakan layanan internet kembali, maka pelanggan dapat mengaktifkannya. Baik melalui costumer service gerai atau melalui call center di 817.  Ketika disetujui layanan internetnya dimatikan, pelanggan XL ini mengaku semua keluhannya terselesaikan.

“Tapi kok jadi pelanggan yang ribet ya,” tutur Oji.

Kejadian pulsa XL terpotong, menurut Oji, terulang saat ia mengaktifkan kembali layanan internetnya. Saat paket datanya habis, pulsanya kembali terpotong oleh penggunaan data, sementara ia sudah memastikan data selularnya dimatikan. Paket berlangganan RBT secara mingguan juga menurut pengakuannya secara otomatis muncul.

Baca Juga :  Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jateng Kunjungi Cilacap

“Tahu-tahu muncul SMS ucapan terimakasih sudah berlangganan RBT. Bahkan saat saya sudah pakai paket data, RBTnya terus nyala. Sampai sekarang (19/9/2019-red),” ujarnya.

Ia semakin bingung ketika 2 minggu terakhir ia menerima SMS pemberitahuan mengenai RBT. Di pemberitahuan dijelaskan bahwa RBT akan diperpanjang pada pukul 23.59. Pada hari yang sama, sekitar pukul 11.00-14.00, Oji sudah menerima pemberitahuan bahwa RBTnya sudah diperpanjang.

“Ini kan aneh. Belum belum waktunya diperpanjang sudah otomatis diperpanjang. Jangan bilang saya pencet yes loh ya. Gak ada opsi pencet yes atau no atau opsi apapun, tahu-tahu sudah diperpanjang,” tegasnya.

Oji mengaku dirinya beberapakali mendengar keluhan yang sama dari teman-temannya. Menurut pengakuannya, teman-temannya akhirnya hanya bisa membiarkan pulsanya terpotong. Karena walaupun mereka tidak memperpanjang RBT tersebut, tapi pulsanya sudah terpotong. Untuk komplain ke call center apalagi mendatangi gerai, nilainya dianggap terlalu kecil untuk dikomplainkan.

“Ribet kata mereka. Anggap saja nyumbang atau sedekah. Tapi bagi saya, ini jelas-jelas merugikan saya sebagai pelanggan. Seperti ada unsur kesengajaan gitu. Masa saya sedekah tapi gak ikhlas,” tutupnya. (AMN)  

Loading...

Baca Juga