oleh

12 Marga Besar di Kabupaten Supiori Dukung Pasangan Naomi Piet

SUARAMERDEKA.ID – Konsultan politik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Supiori nomor urut 2 Ruth Naomi Rumkabu S.Pd dan Piet Yan Karel Pariaribo SH (Naomi Piet) mengajak masyarakat menghindari isu negatif. Menghujat, memfitnah bahkan mengancam adalah tindakan negatif dan tidak mencerminkan perilaku masyarakat Supiori.

Hal ini disampaikan konsultan politik pasangan calon NAPI (Naomi Piet) Nomor urut 2 saat kampanye di Sorendiweri Distrik Supiori Timur Kabupaten Supiori Provinsi Papua, Sabtu (21/11/20). Dalam pelaksanaan kampanye kali ini, sebanyak 12 marga besar menyatakan mendukung penuh pasangan tersebut menjadi Bupati dan Wakil Bupati Supiori periode 2020-2025.

Ke-12 keluarga besar tersebut membuat surat peryataan sikap yang diwakili oleh masing masing Marga/Keret. Yaitu Keluarga Besar Mansoben, Keluarga Besar Rejauw, Keluarga Besar Inggabouw, Keluarga Besar Yarangga. Keluarga Besar Warfandu, Keluarga Besar Kmurawak, Keluarga Besar Amsamsyum, Keluarga Besar Wompere. Keluarga Besar Pombos, Keluarga Besar Boseren, Keluarga Besar Pariaribo, Keluarga Besar Rayar.

Surat pernyataan sikap diserahkan dan diterima oleh pasangan calon NAPI (Naomi Piet) nomor urut 2 di depan ratusan massa simpatisan.

Kampanye dilanjutkan dengan orasi konsultan pasangan calon NAPI Herry Ario Naap. Ia menyampaikan, proses kampanye yang dilakukan para kandidat lainnya membangun isu negatif untuk menjatuhkan pasangan calon NAPI (Naomi Piet) nomor urut 2.

“Isu-isu murahan yang dibangun para kandidat tersebut tidak memberikan proses pembelajaran politik terhadap masyarakat Supiori. Melainkan menghujat dan memfitnah pasangan calon nomor urut 2 NAPI (Naomi Piet-red),” tandas Herry.

12 Marga Besar di Kabupaten Supiori Dukung Pasangan Naomi Piet
Konsultan politik pasangan calon NAPI (Naomi Piet) Herry Ario Naap

Lanjutnya, ada para kandidat yang belum jadi Bupati, sudah melakukan ancaman kepada masyarakat. Mereka disebut membuat selebaran yang isinya mengancam masyarakat apabila tidak memilih kandidat tersebut. Bahkan, menurut Herry, hamba hamba Tuhan pun diancam oleh kandidat tersebut. Ia juga menyebut ada ancaman yang ditujukan kepada para PNS di Kabupaten Supiori.

“Oleh sebab itu, Herry Ario Naap meminta saudara-saudara yang non Papua. Jangan takut diancam oleh kandidat tersebut. Kita adalah negara kesatuan republik Indonesia. Dan NKRI adalah negara hukum. Pada Paslon NAPI, tim relawan dan tim Koalisi. Biar kandidat lain menjelek -elekan NAPI dan tim suksesnya, tetap tenang. Biarkan anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu,” ujarnya.

Herry Ario Naap menyampaikan, perempuan Supiori harus memilih perempuan Supiori yang akan membawa dampak perubahan dahsyat di Kabupaten Supiori.

“Hari ini, perempuan Supiori menciptakan sejarah baru. Bupati perempuan pertama di tanah Papua,” ucap Herry.

Herry Ario Naap juga meminta penyelenggara KPUD Supiori harus menjaga netralitas.

“Jangan bermain-main dengan api. Serta jangan bangun konspirasi di penghujung Pemilukada. Sebab ada pejabat KPUD yang diganti. Kita sudah baca. Kita juga pemain serta pelatih,” tegas Herry. (OSB)

Loading...

Baca Juga