oleh

Pigai Sebut Jokowi dan Pejabatnya Peduli Ojol Karena Alasan Bisnis

SUARAMERDEKA.ID – Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai menduga dibalik kebijakan peduli ojol (ojek online) yang dilakukan Presiden Jokowi dan beberapa pejabatnya, ternyata didasari kepentingan bisnis semata.

Dugaan ini dituliskan di akun twitternya @NataliusPigai2 yang diunggah pada Senin (13/4/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Mengapa Ojol diperhtikan Jokowi & pejabat ditengah Corona, 24,17 ’jt miskin, petani, nelayan, peternak, penganggur, korban PHK, difabel. Penguasa diduga Pem Saham.  Boy Thohir (kaka Men BUMN) & Pandu Sjahrir (kel, LBP). Softbank, Alibaba, Djarum, Astra, Nadiem Makarim. INJUSTICE!,” tulis Pigai.

Pigai Sebut Jokowi dan Pejabatnya Peduli Ojol Karena Alasan Bisnis
Unggahan Natalius Pigai di akun twitternya, Senin (13/4/2020) malam

Natalius Pigai menilai, pada situasi darurat covid-19, ada kesan Jokowi dan beberapa pejabatnya meng-anakemas-kan ojol. Padahal jika dilihat secara keseluruhan, ada 24,17 juta rakyat miskin di Indonesia dengan berbagai pekerjaan.

Baca Juga :  Memahami Visi Indonesia, Presiden Ir. H. Joko Widodo 2019-2024 (9)

“Mengapa terkesan Ojol diperhatikan Jokowi dan pejabat seperti Ahok dari Pertamina bahkan bagi bensin di tengah Corona. Padahal 24,17 juta orang miskin, petani, nelayan, peternak, penganggur, korban PHK, difabel banyak orang miskin,” kata Pigai dalam pesan WA, Selasa (14/4/2020) pagi.

Ia mengaku menelusuri motif dibalik kebijakan peduli ojol yang diambil oleh Jokowi dan beberapa pejabatnya. Berdasarkan penelusurannya, ia mendapati sejumlah pejabat dan atau keluarganya memiliki saham di perusahaan angkutan daring. Natalius Pigai pun menyebut kebijakan-kebijakan yang dilakukan tersebut sebagai kebijakan yang tidak punya perasaan.

“Setelah ditelusuri ternyata penguasa-penguasa diduga pemegang Saham.  Boy Thohir (kaka Men BUMN) dan Pandu Sjahrir (keponakan LBP). Softbank, Alibaba, Djarum, Astra, Nadiem Makarim Mendikbub. Tanpa perasaan. Injustice!,” ujar Pigai. (OSY)

Loading...

Baca Juga