SUARAMERDEKA.ID – Program pengembangan pemasaran perusahaan umum daerah air minum (PUDAM) Banyuwangi dalam penanaman pipanisasi saluran air di desa Kalirejo dan kelurahan Pakis terlihat kurang bertanggung jawab.
Pasalnya, penanaman pipanisasi PUDAM di beberapa lingkungan timur kantor Desa Kalirejo, hampir dua seminggu lalu terlihat paving yang sebelumnya terlihat indah dan bagus, kini di tumpuk berserakan diatas bekas galian setelah tanam pipa, tidak terpasang kembali.
Kepala Desa Kalirejo, Eva Tristian Elti. SPd, mengaku terkejut ada penanaman pipanisasi PUDAM dilingkungan Desa Kalirejo tanpa pemberitahuan pihak Desa, masuk beberapa titik lingkungan bervapingisasi yang terlihat indah kini menjadi berantakan, bersamaan penilaian Desa Kalirejo dalam penilaian lomba desa tingkat Provinsi.
” Saya kaget, beberapa warga menanyakan penanaman pipanisasi PUDAM di lingkungan, setelah di tanam, vaping tidak di pasang kembali. Saya pekan lalu mencari tau PUDAM langsung apa pihak ke tiga (rekanan) yang mengerjakan. Rabu baru ada surat pemberitahuan dari rekanan yang mengerjakan.” terang Eva, Selasa (13/6/2023).
Lanjut Eva, sapaan akrab Eva Tristian Elti, menambahkan bahwa pemerintah Desa dan PUDAM sama sama satuan kerja dibawah pemerintah Kabupaten, sama sama melaksanakan program, harus mengedepankan etika dalam melakukan kegiatan.

“Saya terus terang akhir akhir ini fokus ke lingkungan, setelah Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat masuk lomba tingkat Provinsi, sisi LPJU hidup semua, kebersihan, keindahan lingkungan terlihat pavingisasi tiap lingkungan dusun terlihat tertata indah. Kini dalam penilaian tim, tau tau ada penanaman pipanisasi PUDAM habis tanam terlihat tumpukan jebolan paving tidak di pasang kembali. Saya sesalkan kenapa activitas berjalan beberapa hari, baru mengajukan pemberitahuan kepada desa. Mohon lah secepatnya di perbaiki terlihat seperti semula.” tambah Bu Kades Kalirejo, dengan nada nyesal.
Secara terpisah Kepala Kelurahan Pakis, kecamatan Banyuwangi, Farid Isnaini Juga menyesalkan program penanaman pipanisasi PUDAM lingkungan Duren dan Pelampang. Karena hingga hari ini saya selaku lurah belum mrndapat surat pemberitahuan.

” Saya terkejut salah satu Ketua RT komplain dan menghadap saya tadi siang, terkait pemasangan pipa PUDAM, setelah tanam tidak memasang kembali sesuai sebelumnya. Penanaman sejak beberapa hari lalu, namun hingga kini pemberitahuan dari PUDAM maupun rekanan sama sekali tidak ada.” sesal Lurah Pakis , Farid Isnaini, Rabu (14/6/2023).
Lanjut Farid, komplain Ketua RT terkait penanaman pipanisasi PUDAM, oleh kasi pemerintah, pak RT di bawa ke kantor PUDAM melaporkan kegiatan setelah tanam pipa tak kunjung tiba mengembalikan tatanan paving sesuai semula.
” Tadi sama Kasi Saya, pak RT di hadapkan ke kantor PUDAM Banyuwangi, entah ditemui siapa. Hasilnya katanya segera di perbaiki. Dan saya Eman betul Pavingisasi bagus lingkungan Duren hasil program kota tanpa kumuh (Kotaku) program pemerintah pusat, terlihat berserakan diatas tanaman pipa.” tambah Farid.
Plh. Direktur PUDAM Banyuwangi, Abdurrahman, Rabu (14/6/2023) di konfirmasi berkali kali, untuk mengetahui sejauh mana kebenaran program-program pengembangan pemasaran PUDAM dalam penanaman pipanisasi, di hubungi melalui selulernya dengan nada berdering, namun sama sekali tidak menerima dan tidak telepon balik.(BUT/ bersambung).






