oleh

Ketua Partai Demokrat Banyuwangi Marah, Marak Anggota KPPS Berpose Dua Jari di Lokasi TPS

SUARAMERDEKA.ID – Hari H Pilkada Serentak 2020 di Banyuwangi diwarnai dengan beredarnya beberapa foto dengan pose dua jari yang dilakukan oleh oknum anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesaat sebelum pemungutan suara dilakukan. Foto-foto tersebut yang diduga diambil beberapa saat sebelum dibukanya TPS, marak beredar di media sosial.

Unggahan foto dengan pose dua jari tersebut mendapat reaksi keras dari Ketua Partai Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto. Ia menduga foto-foto tersebut menunjukkan dukungannya kepada pasangan calon tertentu.

Tak berselang lama setelah foto-foto tersebut marak beredar, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi ini kemudian mendatangi TPS 3 di Dusun Tegalwero, Desa / Kecamatan Blimbingsari, Rabu (9/12/2020) pagi. Salah satu foto yang beredar adalah foto dua anggota KPPS yang bertugas di TPS tersebut, yakni Moh Rofik dan Moh Robin. Mereka tertangkap berfoto sambil berpose dengan menggunakan simbol khas dari pasangan cabup dan cawabup nomor urut 02.

Baca Juga :  Keluarga Besar Marhaenis Gelar Halal Bihalal dan Haul Bung Karno

Michael pun mendatangi kedua anggota KPPS tersebut yang sedang bertugas. Ia memprotes keras dan meminta proses pencoblosan di TPS tersebut dihentikan sementara.

“Coba hentikan dulu, ini tidak netral,” kata Michael sembari memanggil kedua anggota yang berpose dua jari tersebut dan menanyakan motif mereka.

Kedua anggota KPPS itupun menjawab, pose yang mereka lakukan adalah merupakan gaya bebas dan tidak bermaksud apa-apa.

“Soalnya saya tadi kan gaya bebas,” jawab salah satu anggota KPPS yang berpose dua jari tersebut.

Ketua Partai Demokrat Banyuwangi Marah, Marak Anggota KPPS Berpose Dua Jari di Lokasi TPS
Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto saat ke lokasi TPS yang KPPS nya foto berpose dua jari, Rabu (9/12/2020) pagi

Mendengar jawaban anggota KPPS itu, anggota DPRD Banyuwangi dari partai Demokrat ini kemudian mengeluarkan kalimat dengan nada keras.

“Gaya bebas gimana, pidana ini lo. Hentikan dulu, saya panggil Polsek ya. Jangan ngawur gitu, ini demokrasi. Biarkan masyarakat bebas memilih. Kok malah petugasnya seperti ini,” tegas Michael.

Baca Juga :  Bukber Ramadhan, BPKAD Banyuwangi Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Pantauan suaramerdeka.id, permasalahan itupun langsung ditangani dan dimusyawarahkan PPS, PPK dan PKD Kecamatan Blimbingsari. Hasilnya, kedua anggota KPPS tersebut  dikeluarkan dari lokasi TPS 3 dan tidak diperbolehkan terlibat lagi dalam kegiatan. Kemudian, kegiatan pemungutan suara di TPS 3 dilanjutkan kembali.

Sementara itu, Hamim Ketua Bawaslu Banyuwangi mengakui pose dua jari tersebut bukan hanya di TPS yang ada di desa Blimbingsari saja. Menurutnya, foto dengan pose tersebut juga terjadi di Desa Gitik Kecamatan Rogojampi dan Desa Balak, Kecamatan Songgon

“Ini kita masih menuju ke Balak Songgon,” ucap Hamim melalui pesan selular. (BUT)

Loading...

Baca Juga