oleh

Menteri Kelautan dan Perikanan Eddy Prabowo Ditangkap KPK

SUARAMERDEKA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Ia beserta istri dan beberapa orang lainnya dibawa ke gedung KPK di kawasan kuningan jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020) dini hari.

Kabar ini dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango.

“Benar kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi,” kata Nawawi seperti yang dilansir dari kumparan.com, Rabu (25/11/2020).

Hingga berita ini diturunkan, belum didapatkan kepastian penyebab ditangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Namun muncul dugaan, penangkapan ini terkait ekspor benur lobster. Dilansir dari tempo.co, Majalah Tempo pernah menurunkan berita soal ekspor benur lobster pada Juli lalu.

Di berita itu disebut, dalam kegiatan pembukaan ekspor benih lobster, Kementerian Kelautan dan Perikanan dilaporkan telah memberikan izin kepada 30 perusahaan yang terdiri atas 25 perseroan terbatas atau PT, tiga persekutuan komanditer alias CV, dan dua perusahaan berbentuk usaha dagang atau UD.

Berdasarkan penelusuran, 25 perusahaan itu baru dibentuk dalam waktu 2-3 bulan ke belakang berdasarkan akta. Sejumlah nama politisi disebut-sebut menduduki jabatan elit diantara perusahaan baru tersebut. (OSY)

Loading...

Baca Juga