oleh

Mulyanto Desak Menristek Antisipasi Strain Baru virus Corona B117

SUARAMERDEKA.ID – Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto mendesak Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengantisipasi perkembangan penyebaran strain (jenis) baru virus Corona B117 yang sudah masuk ke wilayah Indonesia. Virus Corona jenis baru ini berpotensi menyebar lebih cepat dibandingkan dengan Covid-19. 

Mulyanto menekankan, belajar pengalaman terdahulu, Pemerintah tidak boleh meremehkan bahaya virus asal Inggris ini. Pemerintah perlu mengantisipasi kemungkinan terburuk dari perkembangan virus corona B117 ini di tanah air.

“Jangan sampai seperti kasus awal masuknya virus Covid-19 di Indonesia. Dimana Pemerintah terkesan menganggap remeh bahaya virus ini. Akibatnya, lambat mengambil tindakan. Sehingga menyebar dan menimbulkan korban kematian 37 ribu orang,” kata Mulyanto di Jakarta, Sabtu (6/3/2021) siang.

Lanjut manatan peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) ini, kali ini Pemerintah harus benar-benar serius menyikapi perkembangan virus baru Corona ini. Pemerintah perlu memberdayakan semua lembaga riset terkait untuk meneliti dan mencari cara pencegahan penularan virus Corona B117. Jangan sampai, ia mengingatka, virus ini terlanjur menyebar baru dipikirkan mitigasnya.

“Dengan wabah satu virus yang sudah ada saja kita kewalahan menanganinya, apalagi kalau harus menghadapi tambahan virus Corona lainnya. Karena itu Pemerintah harus bergerak cepat. Kita belajar dari kekeliruan masa lalu saat menangani penyebaran virus Covid-19.  Api yang masih kecil akan lebih mudah dikelola ketimbang kebakaran besar,” tegas Mulyanto.

Politisi PKS ini meminta Menristek memerintahkan Lembaga Bio-Molekuler (LBM) Eijkman melakukan penelitian untuk dapat menangkal penyebaran strain baru virus Corona tersebut. Menurutnya, Lembaga Bio-Molekuler (LBM) Eijkman mampu melakukan hal tersebut

“LBM Eijkman memiliki kapasitas untuk melakukan mitigasi dan menyusun early respons untuk menangani kasus ini,” tandas Wakil Ketua Fraksi PKS ini. (OSY)

Loading...

Baca Juga