SUARAMERDEKA.ID – Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Banyuwangi memiliki empat bidang diantaranya, bidang Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Bidang Pasar. Dari 25 kecamatan , 217 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Banyuwangi, memiliki 21 pasar daerah.
Bidang Pasar Banyuwangi memiliki type / kelas. Kelas satu, sembilan pasar daerah, kelas dua, empat pasar daerah dan kelas tiga, memilik tujuh pasar daerah. Dalam tahun 2023 target pagu bidang pasar sejumlah 9.620.105.000,- rupiah.
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Banyuwangi, RR. Nanin Oktaviantie, melalui kepala Bidang Pasar, Nawari mengatakan kalau jumlah pasar dalam 25 kecamatan di Kabupaten Banyuwangi memiliki 21 pasar daerah.
” Ya, Kabupaten Banyuwangi memiliki 21 pasar daerah, untuk tahun ini kita ditarget untuk pagu 2023 sejumlah 9.620.105.000,- rupiah, yang setiap tahun sejak tahun 2021 ada kenaikan pagu yang tidak tinggi.
Tahun 2021 target kita sebesar 8.193.768.000 rupiah,-. Di tahun 2022 pagu naik menjadi 9.120.105.000,- rupiah dan tahun 2023 pagu sebesar 9.620.105.000,- rupiah,” terang Nawari, Senin (6/3/2023).
Lanjut Nawari, menambahkan setiap tahun walau tidak bisa memenuhi target pagu yang ditetapkan, bidang pasar daerah walau tidak bisa mencapai 100% pendapatan untuk PAD, tetapi setiap tahunya ada peningkatan pendapatan.
” Tahun 2021 pagu 8.193.768.000,- rupiah, retrebusi pasar daerah masuk 7.319.111.000,- rupiah atau masuk 89.33 %. Pagu tahun 2022 sebesar 9.120.105.000,- rupiah retrebusi pasar daerah masuk 7.366.350.600,- rupiah atau masuk 80.77 %. Dan di tahun 2023 pagu 9.620.105.000,- rupiah, dalam bulan Januari – Februari baru masuk ke 20.88 %, inshaallah walau tidak 100 % untuk tahun 2023 ini ada peningkatan pendapatan.” tambah nawari.
Kreteria dari 21 pasar daerah di Banyuwangi memiliki tiga kelas, untuk kelas satu sejumlah 9 pasar daerah, kelas dua 4 pasar daerah dan kelas tiga ada 7 pasar daerah. Untuk kelas tiga ini merupakan pasar daerah untuk pasar mingguan, yang buka setiap seminggu sekali.” pungkas Nawari. (BUT).










