oleh

PDIP Perlu Menjaga Kerjasama Dengan PPP, Untuk Saling Memahami Dan Sabar

PDIP Perlu Menjaga Kerjasama Dengan PPP, Untuk Saling Memahami Dan Sabar

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti
Ketua Umum Front Pembangunan Persatuan Rakyat (FPPR)

Kerjasama antara PPP dan PDIP yang telah dijalin sejak awal, sebaiknya dijaga dan dipertahankan. Sayang sekali jika pecah, hanya masalah pendapat yang berbeda, sebelum penetapan Cawapres.

Dinamika politik itu perlu ditanggapi dengan dingin dan saling menjaga kesepahaman demi kepentingan yang lebih besar.

Hubungan kerjasama PPP dan PDIP ini hubungan berkarakter dalam merepresentasikan karakter akar ke Indonesiaan. Yaitu Kerakyatan dan Islam yang menjadi Islam Nasional-Nasional Kerakyatan Indonesia.

Sehingga kerjasama ini perlu terus dijaga untuk mewarnai Pemilu 2024. Jadi soal Cawapresnya Ganjar Pranowo adalah salah satu faktor saja.

Baca Juga :  Gugurnya Prajurit TNI, Presidium RMID; Presiden Harus Keluarkan Perpres Keterlibatan TNI

Apalagi kerjasama kedua partai ini juga diperkuat beberapa Partai lainnya seperti Perindo dan Hanura.

Meskipun PDIP mampu mengusung pasangan Capres-Cawapres sendiri, alangkah baiknya, jika PDIP juga memahami PPP yang mengusulkan Cawapresnya. Dan apa yang diusulkan PPP itu, bukan memaksakan, tapi mendorong. Biasa-biasa saja dalam proses mendorong agar Cawapres dari PPP, Sandiaga Uno dapat dipasangkan dengan Capres Ganjar Pranowo. Dan pada akhirnya, keputusan final yang disepakati semua Partai yang berada dalam kerjasama tersebut.

PDIP perlu menyikapi PPP dengan bijak dan dengan kepala yang dingin. Kita melihat Ibu Megawati, Mbak Puan, Mas Hasto yang selalu menjawab dengan adem usulan Partai-Partai yang diusulkan mendampingi Ganjar Pranowo.

Baca Juga :  Bupati Ipuk di Beri Tasbih Pelantun Sholawat Asal Mesir Mostafa Atef, Saat Concer di Pendopo Banyuwangi

Sayang sekali, jika hubungan kerjasama antara PPP dan PDIP jadi pecah. Memang dalam masa-masa saat sekarang diperlukan kesabaran, saling memahami dan saling menguatkan dalam Kerjasama antar Partai. Dinamika politik itu biasa, PDIP juga terbiasa berdinamika sampai ditetapkan keputusan Partai.

Loading...