oleh

Proses Hukum Pencemaran Nama Baik Gubernur Papua Barat Ditindaklanjuti

SUARAMERDEKA.ID – Penasehat hukum Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Yan Christian Warinusi, mendatangi Mapolda Papua Barat mananyakan perkembangan penyidikan pelaporan pencemaran nama baik. Adapun yang menjadi terlapor pada Laporan Polisi Nomor : LP/74/IV/2020/Papua Barat/SPKT tertanggal 08 April 2020 atas nama Qvarica dan Desty Rumbiak.

Yan Christian Warinusi menjelaskan. pihaknya mengaku telah bertemu penyidik di Unit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit. Reskrimsus), Rabu (16/9/2020).

Dari hasil koordinasi tersebut diperoleh catatan bahwa kendatipun kedua terlapor yaitu Alvoariani Reba dan Desty Rumbiak telah menyampaikan permohonan maaf secara tertulis kepada Gubernur Papua Barat. Namun sesuai mekanisme dan prosedur hukum yang diatur dalam UU RI No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP),” kata Warinusi melalui telpon seluler, Kamis (17/9/2020).

Langkah selanjutnya, katanya, penyidik akan meminta keterangan tertulis dari kedua terlapor. Kemudian penyidik dapat mengambil keputusan mengenai perkara tersebut secara hukum.

Ia menegaskan, proses hukum terhadap laporan ini sangat mendapat atensi dari Gubernur Papua Barat. Atensi juga didapat dari Kapolda Papua Barat dan jajaran instansi Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat yang terkait.

“Kami berharap dalam waktu dekat, penyidik Polda Papua Barat sudah bisa memanggil dan memeriksa pemilik akun tersebut. Guna disidik sesuai prosedur hukum yang berlaku,” harap Warinusi. (OSB)

Loading...

Baca Juga