SUARAMERDEKA.ID, Ambon – Usai mendapat mandat sebagai Koordinator Wilayah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Indonesia Timur, oleh Pimpinan Pusat sejak tanggal 29 Juli 2025, Talimuddin Rumaratu langsung bergerak cepat dalam memperluas eksistensi organisasi kepemudaan ini di kawasan timur Indonesia. Langkah nyata tersebut diwujudkan dengan pembentukan secara resmi empat Pengurus Daerah (PD) dan satu Pengurus Wilayah (PW) GPI Papua Barat Daya.
Empat Pengurus Daerah yang telah terbentuk terdiri dari:
1. PD GPI Kabupaten Raja Ampat,
2. PD GPI Kabupaten Sorong,
3. PD GPI Kota Sorong, dan
4. PD GPI Kabupaten Sorong Selatan.
Sementara itu, di tingkat provinsi, Pengurus Wilayah GPI Papua Barat Daya juga telah resmi dibentuk sebagai wadah konsolidasi kepemudaan Islam di Tanah Papua bagian barat.
Dalam keterangannya Talimuddin Rumaratu menegaskan bahwa kehadiran GPI di Papua Barat Daya merupakan wujud komitmen organisasi dalam membangun basis perjuangan pemuda Islam di kawasan timur.
“Kami ingin memastikan bahwa semangat perjuangan, penguatan akhlak, dan kontribusi pemuda Islam tidak hanya dirasakan di pusat, tetapi juga menyebar hingga ke pelosok Papua,” ujarnya kepada suaramerdeka.id Rabu, (20/8).
Ia juga menambahkan bahwa langkah awal ini akan menjadi pintu pembuka bagi konsolidasi lebih luas di wilayah Papua dan seluruh wilayah Indonesia Timur, yakni Maluku, NTT dan Sulawesi, sehingga GPI dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
Dengan terbentuknya struktur kepengurusan baru ini, GPI menegaskan komitmennya untuk terus melebarkan sayap perjuangan, memperkuat konsolidasi, serta menghadirkan pemuda Islam sebagai garda depan pembangunan bangsa di kawasan timur Indonesia. (TRA).










