oleh

PP GPI: Tangkap dan Penjarakan Pelaku Unlawfull Killing Laskar FPI

SUARAMERDEKA.ID – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Islam (GPI) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menangkap dan memenjarakan para pelaku unlawfull killing terhadap 6 anggota Laskar FPI. Pembunuhan yang dilakukan di luar hukum ini disinyalir dilakukan oleh tiga anggota Polda Metro Jaya.

Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik PP GPI Eko Saputra menjelaskan, saat ini status ketiga anggota Polda Metro Jaya sudah menjadi terlapor. Kasus unlawfull killing ini disebut-sebut masuk dalam tahap penyidikan. Bahkan gelar perkara rencananya diselenggarakan minggu depan.

“Saya berharap agar keadilan bisa ditegakkan serta diusut tuntas sampai ke akarnya. Kasus ini tidak boleh terjadi pembiaran begitu saja. Karena bisa mencederai nama baik kepolisian dan harus di pertanggungjawabkan secara adil di hadapan hukum,” kata Eko Saputra melalui pesan WA, Jumat (5/3/2021) siang.

Eko meminta Kapolri agar tidak ingkar janji untuk menegakkan hukum bagi siapapun tanpa pandang apapun. Bahwa semua orang sama di muka hukum (equality before the law).

“Kami juga mendesak bapak Kapolri Jenderal Sigit agar memenuhi janjinya untuk menegakkan keadilan seadil-adilnya. Ingat, bahwa semua manusia sama di mata hukum. Jika pun ada yang melakukan pelanggaran dan kesalahan hukum, maka tetap harus dihukum. Tanpa harus memandang status jabatan dan profesi,” tegas Eko.

Ia menegaskan, PP GPI meminta kepada Kapolri dan Kabareskrim Mabes Polri untuk segera menetapkan 3 anggota Polda Metro Jaya yang dumaksud sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana unlawfull killing.

“Kenapa begitu banyak koruptor yang telah merugikan negara dan menyengsarakan rakyat tidak ditembak mati saat ditangkap. Salah apa sebenarnya ke 6 anggota FPI tersebut? Kami khawatir, jika seandainya hal ini di biarkan, maka kepercayaan masyarakat kepada Kapolri akan luntur seketika,” imbuh Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik PP GPI.

Eko Saputra juga meminta Presiden Jokowi untuk tidak berdiam diri atas peristiwa yang terjadi.

“Kami mendesak agar Presiden Jokowi memberikan instruksi tegas supaya kasus ini bisa diusut tuntas. Bukan hanya dengan diam dan bungkam. Ini negara hukum, jangan seenaknya saja membunuh manusia meskipun berstatus aparatur negara,” tutup Eko Saputra. (OSY)

Loading...

Baca Juga