oleh

Relawan Jokowi: Pemerintahan Jokowi Kembali Mengkhianati Pendukung

SUARAMERDEKA.ID – Kelompok Relawan Jokowi Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) menentang rencana pemberian tanda kehormatan Bintang Mahaputera Nararya kepada dua politikus, Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Rencana ini dianggap sebagai upaya pengkhianatan terhadap relawan yang selama ini getol mendukung Jokowi.

Ketua Baranusa Adi Kurniawan menyebut selama ini keduanya kerap mengkritik pemerintahan Jokowi. Selain membuat kecewa para pendukungnya, penghargaan tersebut juga dinilai sebagai upaya pembungkaman terhadap kritik kepada pemerintah.

“Status Bintang Mahaputera itu akan membuat dua politikus menerima sejumlah hak. Termasuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata ketika mereka meninggal dunia,” kata Adi di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Relawan Jokowi ini menilai, penghargaan kepada dua politikus tersebut merupakan bukti bahwa pemerintahan Jokowi telah melakukan segala cara demi mempertahankan kekuasaannya. Ia menganggap, pemerintahan Jokowi tidak menghiraukan bagaimana perasaan relawannya.

“Penghargaan yang diberikan Jokowi kepada duo F menunjukkan bahwa rezim Jokowi ini sangat menghalalkan segala cara demi mempertahankan kekuasaannya. Tanpa melihat bagaimana perasaan relawannya sendiri yang telah berjuang mati-matian mendukungnya saat pilpres 2019 kemarin,” ujar Adi.

Selain itu, Adi juga menyebut Pemerintahan Jokowi sangat terang-terangan melakukan penghianatan terhadap pendukungnya sendiri. Hal yang sama juga dilakukan saat mengangkat Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang sudah jelas merupakan rival Jokowi pada pilpres 2019 lalu.

“Lagi-lagi Pemerintahan Jokowi mengkhianati pendukungnya sendiri,” kata Adi.

Relawan Jokowi ini menyayangkan, ditengah kesulitan ekonomi dan pandemi Covid-19 ini pemerintah selalu membuat gaduh daripada fokus menyelamatkan kondisi hidup rakyat.

“Mereka itu didukung agar supaya membawa perubahan bagi hidup rakyat. Bukan selalu menciptakan kegaduhan,” ucapnya.

Baranusa mendesak Presiden Jokowi untuk membatalkan pemberian penghargaan kepada dua politikus tersebut. Ia juga meminta agar pemerintah fokus pada pemulihan ekonomi nasional dan kesehatan rakyat. Ia mendesak presiden untuk fokus pada kinerja menterinya yang lalai serta tidak patuh terhadap instruksi presiden.

“Mendesak presiden untuk membatalkan pemberian penghargaan kepada duo F. Dan fokus terhadap penyelamatan hidup rakyat dari krisis ekonomi dan pandemi Covid-19. Selain itu, mendesak presiden untuk fokus terhadap kinerja para menterinya yang lalai serta ngeyel pada instruksi presiden. Dan meminta Jokowi agar tidak menjadikan reshufle sebagai wacana yang hanya menggerutu di hadapan publik. Tapi tidak ada tindakan kongkrit yang dilakukan,” tutupnya. (OSY)

Loading...

Baca Juga