oleh

Postingan Saya di Instagram Jadi Viral, Sebuah Opini Natalius Pigai

Postingan Saya di Instagram Jadi Viral, Akhirnya Ketua KPUD Maluku Tengah Minta maaf. Oleh: Natalius Pigai, Aktivis Kemanusiaan dan Pro-demokrasi.

Semua postingan saya selalu terukur karena saya mengendepankan akurasi, integritas demi nama baik. Sehingga selalu menghindari berbuat bohong seperti si pemimpin negeri ini.

Kita tidak boleh selesai sampai minta maaf. Tetapi ini harus dijadikan bukti petunjuk untuk mencari adanya tindakan kecurangan secara terencana, sistemis, terstruktur, masif, meluas dengan politik uang dan penyalagunaan kewenangan.

Penyelidikan difokuskan pada 5 Aspek; Hak Pilih (right to vote), Hak dipilih (right to take a part). jujur dan adil (Free and fair election) serta politik uang (money politics). Dan penyalagunan kewenangan (abuse of power).

Baca Juga :  Negara Tidak Boleh Justifikasi Rasisme dan Papua Phobia Dengan Kriminalisasi Rakyat Papua

Rakyat Pemilik suara adalah pemenang kedaulatan sesuai sistem pemilu satu orang, satu suara dan satu nilai. Karena itu suara rakyat tidak bisa ditentukan oleh para penghitung suara atau pelaksana pemilu. Hari ini rakyat menginginkan keadilan yang diraih melalui proses hukum dan proses etik. Bukan keadilan berdasar wicara, narasi dan argumentasi publik demi menyenangkan telinga para pencari keadilan.

Loading...

Baca Juga